Pemkab Gianyar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nyepi dan Pawai Ogoh-Ogoh, Antisipasi Kemacetan dan Keramaian

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali melalui Dinas Perhubungan memetakan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik untuk meminimalkan kemacetan pada rangkaian H-1 Hari Suci Nyepi yang jatuh pada 18 Maret 2026.

Antisipasi Kemacetan dan Pengamanan

Rapat persiapan pengamanan lalu lintas rangkaian Nyepi dipimpin langsung oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra pada Selasa, 17 Maret 2026 di Gianyar.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan seluruh pihak harus mengantisipasi potensi keramaian serta memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan lancar.

"Saya minta seluruh pihak mengantisipasi potensi keramaian dan memastikan pengamanan serta pengaturan lalu lintas berjalan lancar," ungkapnya.

Sekretaris Daerah Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah untuk bersinergi dalam pengamanan.

Koordinasi dilakukan bersama aparat keamanan, pecalang, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran pengaturan lalu lintas.

Pemerintah juga menekankan pentingnya koordinasi pengamanan menjelang malam takbiran Idul Fitri karena waktunya berdekatan dengan rangkaian Nyepi.

Momentum dua perayaan keagamaan yang berdekatan dinilai memerlukan koordinasi lintas sektor agar situasi tetap aman dan kondusif.

Rangkaian Pengerupukan dan Pelaksanaan Nyepi

H-1 Nyepi dikenal sebagai Pengerupukan yang merupakan bagian penting dalam rangkaian Hari Suci Nyepi.

Pada hari tersebut umat Hindu melaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga sebagai ritual penyucian Bhuwana Alit atau diri manusia dan Bhuwana Agung atau alam semesta.

Prosesi Tawur Agung Kesanga berlangsung sejak pagi hingga siang hari di ruang terbuka, pusat desa, kawasan perkotaan, dan sejumlah pura.

Pada sore hingga malam hari dilaksanakan pawai ogoh-ogoh yaitu arak-arakan boneka raksasa berwujud menyeramkan di ruang publik.

Pawai ogoh-ogoh dilaksanakan di tingkat banjar, desa, hingga kota dengan melibatkan masyarakat luas.

Makna pawai ogoh-ogoh adalah sebagai pengingat agar sifat keburukan dalam diri manusia dapat dieliminasi dalam menyambut Tahun Baru Saka 1948.

Dinas Perhubungan akan mematikan Lampu Penerangan Jalan Umum secara bertahap pada 18 Maret 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan Nyepi.

Lampu Penerangan Jalan Umum akan kembali dinyalakan pada 20 Maret 2026 setelah Nyepi berakhir.

Hari Suci Nyepi dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026 mulai pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Operasi AS Israel Masuk Pekan Ketiga, USS Abraham Lincoln Luncurkan Jet Tempur Serang Iran
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Babak Baru Eksekusi Hotel Sultan
• 22 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Wacanakan Efisiensi Anggaran, PDIP Dorong Pemotongan Gaji Dimulai dari Atas
• 10 jam lalueranasional.com
thumb
Dipanggil KPK, Eks Stafsus Yaqut Bakal Diperiksa sebagai Tersangka
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Ledakan saat Salat Tarawih di Masjid Jember Buat Warga Geger!
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.