REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dewan Fatwa Australia telah mengumumkan bahwa Ramadhan 1447 H akan berakhir pada Kamis, 19 Maret 2026. Sehingga Jumat, 20 Maret 2026 menjadi hari pertama Idul Fitri dan awal bulan Syawal 1447 H.
Keputusan ini diambil setelah konsultasi yang cermat dengan observatorium bulan lokal dan internasional, menggunakan perhitungan penampakan bulan baru, terbenamnya bulan, dan visibilitasnya di Australia dan wilayah sekitarnya, sebuah metode yang diakui oleh banyak dewan ulama terkemuka di dunia.
Baca Juga
Eksklusif ke Aljazeera, Ini Faktor yang Membuat Iran tak akan Hentikan Perang
Benarkah Netanyahu Tewas? Ini Penelusuran Kantor Berita Turki dan Misteri yang Belum Terjawab
Sampai Titik Darah Penghabisan, Hizbullah Nyatakan Siap Perang 'Karbala' Hadapi Zionis Israel
Dewan Imam Nasional Australia dan Dewan Fatwa mengakui bahwa beberapa ulama dan imam mungkin mengikuti metode alternatif. Mereka mendesak masyarakat untuk menghormati perbedaan ini dan berupaya menuju persatuan, melestarikan nilai-nilai dan kepentingan bersama.
Mufti Agung Australia, Dr Ibrahim Abu Mohamad dan para imam anggota Dewan Imam Nasional, menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri terhangat kepada umat Muslim, dikutip dari laman Gulf News, Senin (16/3/2026)
/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%} .rec-desc {padding: 7px !important;}
Mereka juga mendorong warga Australia untuk mengenang saudara-saudari di Gaza, Palestina dalam doa, donasi, dan dukungan. Serta mendorong untuk berinteraksi dengan tetangga dan teman untuk berbagi citra Islam yang damai dan benar.
Hari pertama Idul Fitri ditentukan berdasarkan perhitungan pengamatan bulan yang cermat, termasuk penampakan bulan baru, waktu terbenamnya, dan visibilitasnya di seluruh Australia dan wilayah sekitarnya.
Metode ini selaras dengan praktik ilmiah global yang telah mapan, memastikan awal yang konsisten dan akurat untuk bulan Syawal 1447 Hijriyah sambil menghormati keragaman pendapat dalam komunitas Muslim.
Sementara itu, Oman secara resmi mengumumkan libur Idul Fitri untuk karyawan di sektor publik dan swasta, dengan libur yang dijadwalkan dari 19 hingga 23 Maret 2026, menurut pengumuman resmi. Pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa pekerjaan akan dilanjutkan pada 24 Maret setelah berakhirnya masa libur.