Penulis: Mia
TVRINews, Bangka
Layanan penukaran uang baru resmi hadir di Bandara Depati Amir, Bangka, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kehadiran layanan ini memudahkan pemudik menyiapkan uang baru untuk tradisi berbagi amplop kepada anak-anak dan kerabat.
Suasana terminal kedatangan menjadi lebih ramai dan berbeda dari biasanya. Layanan perbankan milik negara yang ditempatkan di area bandara menjadi pusat perhatian bagi pemudik, baik yang baru tiba maupun yang akan berangkat.
Sejumlah pemudik tampak rela mengantre untuk memperoleh uang baru. Layanan ini dinilai praktis karena masyarakat tidak perlu lagi mencari kantor bank di tengah kesibukan persiapan mudik.
Setiap penukar diwajibkan membawa identitas diri berupa KTP dan menunjukkan boarding pass. Jumlah maksimal penukaran ditetapkan sebesar Rp5.300.000 per orang dengan berbagai pecahan mulai Rp1.000 hingga Rp50.000. Layanan ini tersedia untuk kuota terbatas, sekitar 200 pemudik.
Penukaran uang di lokasi resmi dinilai aman dan praktis, karena selain tanpa biaya, keaslian uang juga terjamin. Diperkirakan layanan ini akan terus diminati, mengingat tradisi berbagi amplop Lebaran tetap kuat di masyarakat.
“Kami telah mengatur antrean dan merapikan uang tersebut. Keamanan juga telah mengedukasi kami agar uang dirapikan sesuai urutan angka, tidak terlipat, dan tidak robek. Hal ini dilakukan karena kami berkomitmen menjaga kualitas uang rupiah. Kebetulan, kami juga memiliki program 'Pohon THR'. Setiap pendaftar berhak mendapatkan kesempatan untuk memperoleh THR dari pohon tersebut,” jelas Yakob, salah seorang masyarakat, Selasa, 17 Maret 2026.
Editor: Redaktur TVRINews





