tvOnenews.com - Perjalanan Emil Audero di awal tahun 2026 bersama US Cremonese sedang jauh dari kata ideal.
Kiper utama Timnas Indonesia itu harus menghadapi kenyataan pahit setelah timnya terus terpuruk di Serie A tanpa satu pun kemenangan dalam rentetan pertandingan terakhir.
Situasi ini membuat posisi Cremonese semakin rawan di papan bawah klasemen, sekaligus menambah tekanan besar bagi Audero sebagai benteng terakhir di lini pertahanan.
Performa Emil Audero bersama US Cremonese tengah menjadi sorotan tajam di awal 2026. Ekspektasi tinggi terhadap Audero sebagai salah satu pemain Indonesia yang berkarier di level elite Eropa.
Di sisi lain, momentum ini hadir beriringan dengan debut John Herdman di ajang FIFA Series 2026. Kondisi Audero yang sedang tertekan di level klub justru bisa menjadi titik balik saat ia kembali mengenakan seragam Garuda.
Dengan pengalaman panjang dan kualitas individu yang sudah teruji, Audero tetap menjadi salah satu aset penting yang diharapkan mampu memberi dampak besar bagi Timnas Indonesia.
Tren Buruk Cremonese di Awal 2026
Perjalanan US Cremonese di tahun 2026 berjalan jauh dari kata ideal. Klub promosi tersebut belum sekalipun meraih kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir di Serie A musim 2025/2026.
Terakhir kali mereka merasakan tiga poin terjadi pada 7 Desember 2025 saat mengalahkan Lecce dengan skor 2-0.
Sejak saat itu, hasil imbang dan kekalahan terus menghantui. Puncaknya terjadi saat menghadapi Fiorentina pada pekan ke-29, 17 Maret 2026.
Dalam laga tersebut, gawang Audero harus kebobolan empat gol dan Cremonese tumbang dengan skor 1-4.
Gol-gol lawan dicetak oleh Fabiano Parisi, Roberto Piccoli, Dodo, dan Albert Gudmundsson, sementara Cremonese hanya mampu membalas satu gol lewat David Okereke.
Hasil ini semakin memperburuk posisi Cremonese di klasemen. Mereka kini terjebak di peringkat ke-18 dengan 24 poin, yang berarti berada di zona degradasi.
Jika tren negatif ini terus berlanjut, ancaman turun ke kasta kedua semakin nyata pada musim 2026/2027.
Performa Individu Audero di Tengah Tekanan
Meski timnya terpuruk, performa individu Emil Audero tetap menjadi perhatian. Dalam laga melawan Fiorentina, ia mencatatkan dua penyelamatan dari total 13 percobaan tembakan lawan.




