Info Terbaru Istana soal Rekrutmen ASN 2026

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Pemerintah masih menahan keputusan terkait rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun ini.

Keputusan itu diambil menunggu penetapan sektor prioritas yang harus dipenuhi lebih dahulu.

BACA JUGA: Awalnya THR PPPK Paruh Waktu Rp 200 Ribu, Diprotes, Langsung Naik 10 Kali Lipat

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut rencana rekrutmen ASN, termasuk kemungkinan dibukanya seleksi calon ASN (CASN), sejatinya telah dirumuskan.

Menurutnya, hampir seluruh kementerian bahkan telah menyampaikan kebutuhan pegawai di instansinya masing-masing.

BACA JUGA: Motif Pembunuhan Tukang Pijat Panggilan yang Hamil 8 Bulan di Cirebon, Astaga

"Sudah kita finalkan, kita rumuskan. Secara umum hampir semua menteri sudah menyampaikan kebutuhannya," kata Prasetyo usai rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Walakin, pemerintah belum dapat menetapkan jumlah formasi secara rinci karena pembahasan masih difokuskan pada penentuan prioritas kebutuhan.

BACA JUGA: Pihak yang Disebut Akan Terima THR Bupati Cilacap Ialah Kombes Budi Adhy Buono

Menurutnya, langkah ini penting agar rekrutmen ASN benar-benar menjawab kebutuhan paling mendesak.

"Kami belum bisa menyampaikan angka secara detail karena masih melihat prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi," ujarnya.

Selain faktor prioritas, pemerintah juga mempertimbangkan kemampuan fiskal negara dalam menentukan jumlah rekrutmen.

Hal ini dilakukan agar kebijakan penambahan ASN tetap sejalan dengan kondisi keuangan negara.

Di sisi lain, pemetaan kebutuhan ASN terus dilakukan secara paralel. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) telah meminta seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan pegawai.

Pemerintah pusat juga melakukan pemetaan terhadap ASN yang sudah ada guna mengetahui distribusi serta kekurangan pegawai secara lebih akurat.

"Ini sedang dicari titik temunya, terutama kalau berbicara soal jumlah," kata Prasetyo.(ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Awalnya THR PPPK Paruh Waktu Rp 200 Ribu, Diprotes, Langsung Naik 10 Kali Lipat
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Qatar Diserang Rudal Iran, Ledakan Terdengar di Ibu Kota Doha
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Mudik Gratis Pemprov Sulsel, 64 Warga Luwu Utara Ikut Pulang Kampung
• 11 jam laluharianfajar
thumb
BSKDN Kemendagri Kembangkan Instrumen Komprehensif untuk Ukur Kinerja Pemda Tekan Pengangguran
• 5 jam lalupantau.com
thumb
ESDM Targetkan Seluruh RKAB Batu Bara dan Nikel Rampung Akhir Bulan Ini
• 14 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.