AS percepat program Golden Dome untuk tingkatkan pertahanan

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Washington (ANTARA) - Direktur program Golden Dome for America Jenderal Michael Guetlein menilai Amerika Serikat belum memiliki perlindungan yang memadai terhadap serangan rudal dan perlu segera memperkuat kemampuan pertahanannya.



“Kita memiliki ‘Golden Dome’ karena negara ini relatif belum terlindungi. Kita harus segera mengubah kondisi tersebut. Perkembangan global menunjukkan betapa berbahayanya situasi saat ini,” ujar Guetlein dalam konferensi yang diselenggarakan McAleese and Associates, Selasa.

Pada Mei 2025, Presiden AS Donald Trump meluncurkan proyek Golden Dome yang diperkirakan menelan biaya hampir 175 miliar dolar AS. Sistem pertahanan berlapis tersebut akan mengintegrasikan teknologi darat, laut, dan luar angkasa guna melindungi wilayah AS dari ancaman rudal.

Baca juga: Jepang akan gabung sistem pertahanan rudal AS Golden Dome

Uji coba besar pertama dari sistem tersebut dilaporkan dijadwalkan berlangsung pada akhir 2028.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memperingatkan bahwa proyek pembangunan sistem pertahanan rudal global Golden Dome oleh Amerika Serikat dapat menimbulkan ancaman serius terhadap stabilitas strategis.

Baca juga: Menteri Perang AS tegaskan rencana tempatkan senjata di luar angkasa

Sumber: Sputnik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pathe Ciss selamatkan Rayo Vallecano dari kekalahan saat jamu Levante
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Video:Pertamina Patra Niaga Jamin Stok BBM dan LPG Selama Idulfitri 2026
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
1.554 Titik Jalan Rusak di Jaktim Rampung Diperbaiki
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Contraflow Diterapkan di KM 47-70, Lanjut One Way Sampai Brebes Barat
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
20 Ucapan Selamat Lebaran 2026 untuk Rekan Kerja, Penuh Doa
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.