Kabupaten Tangerang (ANTARA) - PT Marga Mandalasakti (MMS) selaku pengelola Tol Tangerang- Merak (Tamer) menambah unit gardu layanan transaksi di Gerbang Tol (GT) Cikupa Tangerang, Cilegon hingga Merak untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran 2026.
"Kita juga menambah gardu tandem dan mobile reader. Terfokus ada di tiga gerbang yaitu di Cikupa, Cilegon Timur, dan Merak," kata Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak PT MMS Uswatun Hasanah di Tangerang, Rabu.
Menurutnya, trafik peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat sejak 11 hingga 17 Maret ini, kendati demikian sebagai mengantisipasi penumpukan. Maka pihaknya melakukan beberapa penambahan sejumlah fasilitas pendukung hingga petugas layanan.
Ia bilang, untuk fokus utama dalam peningkatan fasilitas ini adalah layanan transaksi untuk mengantisipasi lonjakan antrean kendaraan masa mudik Lebaran.
Baca juga: Trafik lalu lintas di GT Cikupa Tangerang-Merak meningkat
"Kalau untuk penambahan gate sendiri kita tidak ada penambahan gate ya, tapi yang ada penambahan gardu tandem," ucapnya.
Ia menyebut, penambahan unit gardu hingga mobile reader dilakukan saat situasi dan kondisi tertentu dengan tetap mengoptimalkan jumlah dari setiap gerbang itu sendiri.
"Jadi sifatnya mobile dan digunakan pada saat kondisi-kondisi tertentu. Jadi kalau untuk jumlah gerbangnya sendiri dioptimalkan jumlah gerbang yang eksisting," ujarnya.
Selain peningkatan layanan transaksi, kata Uswatun, MMS juga akan melakukan peningkatan patroli lalu lintas hingga kesehatan.
Baca juga: Urai macet ke Merak, Polisi percepat evakuasi truk LPG di KM 76
Kemudian, di sisi infrastruktur pihaknya telah melakukan peningkatan kualitas jalan melalui pemeliharaan rutin yang dilakukan petugas.
"Kita juga menyiagakan petugas drainase, petugas patching kalau misalkan memang ada potensi-potensi kerusakan di perkerasan jalan. Itu fungsinya untuk menjaga keselamatan pengguna jalan," paparnya.
Sejalan dengan kesiapan tersebut, pengelola utama Tol Tangerang-Merak telah mencatatkan terjadinya peningkatan pada volume lalu lintas sejak H-5 sekitar 165.000 kendaraan sudah melintas ke arah Pelabuhan Merak.
Namun, bila data harian yang terhitung sejak H-10 pada tanggal 11 hingga 16 Maret 2026 total kendaraan yang memasuki ruas Tol Tangerang – Merak mencapai 248.575 kendaraan.
Baca juga: Kendaraan tinggalkan Jakarta via MBZ melonjak 101 persen H-5 Lebaran
"Dengan lalu lintas harian 52.432 kendaraan, Turun 4,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, atau lebih tinggi 4,36 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal," tambahnya.
Selanjutnya, untuk arus lalu lintas keluar (Exit) Gerbang Tol Merak Arus lalu lintas (lalin) menuju Pelabuhan Merak dan sekitarnya pada periode 11–16 Maret 2026 tercatat sebanyak 66.016 kendaraan.
Dimana, terhitung pada Senin, 16 Maret volume lalu lintas mencapai 13.717 kendaraan, turun 19,41 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. "Namun meningkat 57,29 persen dibandingkan dengan LHR normal," ucap dia.
Dalam hal ini, MMS memproyeksikan sedikitnya 3,5 juta kendaraan akan melintas di ruas Tol Tangerang-Merak selama periode mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Baca juga: Arus mudik di jalur Bandung-Garut lintas Kadungora lancar
Dari 3,5 juta kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek dengan tujuan Pulau Sumatra ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni mencapai 3,4 juta.
"Kalau kami prediksi itu disekitar 3,5 juta kendaraan yang akan melintas (Tol Tangerang-Merak)," katanya.
Ia menyebutkan, tren kenaikan dari trafik volume arus lalu lintas ini diprediksi meningkat hingga mencapai 2,5 persen hingga 2,8 persen.
"Jadi sekitar 2,5 sampai 2,8 persenan lah lebih tinggi dibandingkan volume lalin total di tahun 2025," ujarnya.
Baca juga: Petugas terapkan contraflow atasi kepadatan jalan Tol Jakarta-Cikampek
Sementara itu, kata dia, untuk puncak arus mudik Lebaran khususnya di jalur Tol diprediksi terjadi pada 18-19 Maret 2026. Dimana, pada periode itu trafik kendaraan akan mengalami peningkatan cukup signifikan.
"Kalau puncak arus mudik, kita memprediksi di tanggal 19. Karena memang kalau melihat dari tren trafik yang menuju ke ruas Tangerang-Merak ini kan rata-rata ke Pelabuhan Merak," kata dia.
"Kita juga menambah gardu tandem dan mobile reader. Terfokus ada di tiga gerbang yaitu di Cikupa, Cilegon Timur, dan Merak," kata Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak PT MMS Uswatun Hasanah di Tangerang, Rabu.
Menurutnya, trafik peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat sejak 11 hingga 17 Maret ini, kendati demikian sebagai mengantisipasi penumpukan. Maka pihaknya melakukan beberapa penambahan sejumlah fasilitas pendukung hingga petugas layanan.
Ia bilang, untuk fokus utama dalam peningkatan fasilitas ini adalah layanan transaksi untuk mengantisipasi lonjakan antrean kendaraan masa mudik Lebaran.
Baca juga: Trafik lalu lintas di GT Cikupa Tangerang-Merak meningkat
"Kalau untuk penambahan gate sendiri kita tidak ada penambahan gate ya, tapi yang ada penambahan gardu tandem," ucapnya.
Ia menyebut, penambahan unit gardu hingga mobile reader dilakukan saat situasi dan kondisi tertentu dengan tetap mengoptimalkan jumlah dari setiap gerbang itu sendiri.
"Jadi sifatnya mobile dan digunakan pada saat kondisi-kondisi tertentu. Jadi kalau untuk jumlah gerbangnya sendiri dioptimalkan jumlah gerbang yang eksisting," ujarnya.
Selain peningkatan layanan transaksi, kata Uswatun, MMS juga akan melakukan peningkatan patroli lalu lintas hingga kesehatan.
Baca juga: Urai macet ke Merak, Polisi percepat evakuasi truk LPG di KM 76
Kemudian, di sisi infrastruktur pihaknya telah melakukan peningkatan kualitas jalan melalui pemeliharaan rutin yang dilakukan petugas.
"Kita juga menyiagakan petugas drainase, petugas patching kalau misalkan memang ada potensi-potensi kerusakan di perkerasan jalan. Itu fungsinya untuk menjaga keselamatan pengguna jalan," paparnya.
Sejalan dengan kesiapan tersebut, pengelola utama Tol Tangerang-Merak telah mencatatkan terjadinya peningkatan pada volume lalu lintas sejak H-5 sekitar 165.000 kendaraan sudah melintas ke arah Pelabuhan Merak.
Namun, bila data harian yang terhitung sejak H-10 pada tanggal 11 hingga 16 Maret 2026 total kendaraan yang memasuki ruas Tol Tangerang – Merak mencapai 248.575 kendaraan.
Baca juga: Kendaraan tinggalkan Jakarta via MBZ melonjak 101 persen H-5 Lebaran
"Dengan lalu lintas harian 52.432 kendaraan, Turun 4,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, atau lebih tinggi 4,36 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal," tambahnya.
Selanjutnya, untuk arus lalu lintas keluar (Exit) Gerbang Tol Merak Arus lalu lintas (lalin) menuju Pelabuhan Merak dan sekitarnya pada periode 11–16 Maret 2026 tercatat sebanyak 66.016 kendaraan.
Dimana, terhitung pada Senin, 16 Maret volume lalu lintas mencapai 13.717 kendaraan, turun 19,41 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. "Namun meningkat 57,29 persen dibandingkan dengan LHR normal," ucap dia.
Dalam hal ini, MMS memproyeksikan sedikitnya 3,5 juta kendaraan akan melintas di ruas Tol Tangerang-Merak selama periode mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Baca juga: Arus mudik di jalur Bandung-Garut lintas Kadungora lancar
Dari 3,5 juta kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek dengan tujuan Pulau Sumatra ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni mencapai 3,4 juta.
"Kalau kami prediksi itu disekitar 3,5 juta kendaraan yang akan melintas (Tol Tangerang-Merak)," katanya.
Ia menyebutkan, tren kenaikan dari trafik volume arus lalu lintas ini diprediksi meningkat hingga mencapai 2,5 persen hingga 2,8 persen.
"Jadi sekitar 2,5 sampai 2,8 persenan lah lebih tinggi dibandingkan volume lalin total di tahun 2025," ujarnya.
Baca juga: Petugas terapkan contraflow atasi kepadatan jalan Tol Jakarta-Cikampek
Sementara itu, kata dia, untuk puncak arus mudik Lebaran khususnya di jalur Tol diprediksi terjadi pada 18-19 Maret 2026. Dimana, pada periode itu trafik kendaraan akan mengalami peningkatan cukup signifikan.
"Kalau puncak arus mudik, kita memprediksi di tanggal 19. Karena memang kalau melihat dari tren trafik yang menuju ke ruas Tangerang-Merak ini kan rata-rata ke Pelabuhan Merak," kata dia.




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F03%2F18%2F096c082872f570795cd3ee3f05882341-20260317YGA15.jpg)