Cilegon (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi memprediksi puncak arus mudik Lebaran untuk kendaraan roda dua di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, terjadi pada tanggal 18 hingga 19 Maret.
"Sesuai dengan prediksi, puncaknya adalah hari ini, tanggal 18 Maret. Perkiraan kami sampai tanggal 19 Maret masih akan terjadi kepadatan," kata Menhub Dudy saat meninjau langsung kelancaran arus mudik di Pelabuhan Ciwandan, Rabu dini hari.
Menhub menjelaskan, kepadatan yang dimaksud bukanlah kemacetan yang membuat arus berhenti, melainkan lonjakan kedatangan volume kendaraan roda dua di area pelabuhan.
Ia mencatat pada hari ini terdapat pergerakan sekitar 27 ribu kendaraan. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Baca juga: Menhub: Kendaraan penumpang prioritas menyeberang dari Gilimanuk
Meski volume kendaraan mulai meningkat secara bertahap sejak Selasa malam, Dudy memastikan bahwa arus penyeberangan yang dikhususkan bagi motor dan truk ringan golongan 5 dan 6B di Pelabuhan Ciwandan terpantau lancar dan terkendali.
"Saudara kita yang berkendara roda dua bisa dengan cepat kita naikkan ke kapal dan tidak terjadi penumpukan ataupun kemacetan. Mereka yang berangkat dari Bekasi, Depok, dan sebagainya bisa sampai ke Ciwandan dengan lancar," ungkapnya.
Kelancaran tersebut, menurut Dudy, membuktikan bahwa skema pengaturan mudik tahun ini berjalan maksimal berkat sinergi dari berbagai pihak, di antaranya Korlantas Polri, Polda Banten, PT Pelindo selaku pemilik pelabuhan, serta PT ASDP yang menyediakan kapal penyeberangan.
Mengakhiri tinjauannya, Menhub mengimbau para pemudik roda dua untuk tetap memprioritaskan keselamatan berkendara di atas segalanya.
Baca juga: Menhub imbau pemudik tak paksa diri berkendara demi keselamatan
"Saya titip kepada para pemudik yang menggunakan roda dua agar berhati-hati di jalan, patuhi arahan dan petunjuk dari petugas. Tidak memaksakan diri apabila capek atau merasakan perlu untuk istirahat," tutupnya.
Baca juga: Menhub perkuat penyeberangan Jawa-Sumatra jelang puncak arus mudik
"Sesuai dengan prediksi, puncaknya adalah hari ini, tanggal 18 Maret. Perkiraan kami sampai tanggal 19 Maret masih akan terjadi kepadatan," kata Menhub Dudy saat meninjau langsung kelancaran arus mudik di Pelabuhan Ciwandan, Rabu dini hari.
Menhub menjelaskan, kepadatan yang dimaksud bukanlah kemacetan yang membuat arus berhenti, melainkan lonjakan kedatangan volume kendaraan roda dua di area pelabuhan.
Ia mencatat pada hari ini terdapat pergerakan sekitar 27 ribu kendaraan. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Baca juga: Menhub: Kendaraan penumpang prioritas menyeberang dari Gilimanuk
Meski volume kendaraan mulai meningkat secara bertahap sejak Selasa malam, Dudy memastikan bahwa arus penyeberangan yang dikhususkan bagi motor dan truk ringan golongan 5 dan 6B di Pelabuhan Ciwandan terpantau lancar dan terkendali.
"Saudara kita yang berkendara roda dua bisa dengan cepat kita naikkan ke kapal dan tidak terjadi penumpukan ataupun kemacetan. Mereka yang berangkat dari Bekasi, Depok, dan sebagainya bisa sampai ke Ciwandan dengan lancar," ungkapnya.
Kelancaran tersebut, menurut Dudy, membuktikan bahwa skema pengaturan mudik tahun ini berjalan maksimal berkat sinergi dari berbagai pihak, di antaranya Korlantas Polri, Polda Banten, PT Pelindo selaku pemilik pelabuhan, serta PT ASDP yang menyediakan kapal penyeberangan.
Mengakhiri tinjauannya, Menhub mengimbau para pemudik roda dua untuk tetap memprioritaskan keselamatan berkendara di atas segalanya.
Baca juga: Menhub imbau pemudik tak paksa diri berkendara demi keselamatan
"Saya titip kepada para pemudik yang menggunakan roda dua agar berhati-hati di jalan, patuhi arahan dan petunjuk dari petugas. Tidak memaksakan diri apabila capek atau merasakan perlu untuk istirahat," tutupnya.
Baca juga: Menhub perkuat penyeberangan Jawa-Sumatra jelang puncak arus mudik





