Populer: Hashim Tolak Garap Proyek Rumah Rakyat; Gibran Lepas Mudik Aman

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Hashim menolak tawaran garap program 3 juta rumah meski bisa untung 5 kali lipat menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Selasa (17/3). Selain itu, Gibran lepas mudik aman turut jadi berita populer.

Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:

Hashim Tolak Tawaran Garap Program 3 Juta Rumah Meski Bisa Untung 5 Kali Lipat

Hashim Djojohadikusumo, Ketua Satgas Perumahan, mengungkapkan penolakannya terhadap tawaran keuntungan fantastis dari program pembangunan tiga juta rumah rakyat. Ia menyebut, praktik tersebut berpotensi memberinya keuntungan hingga lima kali lipat.

Kendati demikian, Hashim menegaskan program ini diperuntukkan bagi masyarakat dan menekankan pentingnya menjaga kualitas pembangunan hunian agar tidak mengecewakan rakyat.

Dalam konteks dukungan terhadap program strategis ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan komitmennya untuk membangun kawasan hunian di sekitar Stasiun Manggarai. Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, merinci bahwa proyek ini akan terdiri dari delapan tower dengan masing-masing 12 lantai, menyediakan total 2.200 unit. Pekerjaan pembangunan ditargetkan selesai untuk serah terima kunci pada awal 2027, menunjukkan kolaborasi sektor BUMN dalam menyukseskan inisiatif perumahan rakyat.

Gibran Lepas Mudik Bareng Danareksa: Kalau Kecapekan Istirahat di Rest Area

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi melepas 1.900 peserta Mudik Bersama Holding BUMN Danareksa 2026 pada Selasa (17/3). Gibran menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan, terutama menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 17-19 Maret 2026.

Program yang telah memasuki tahun keempat sejak 2023 menunjukkan komitmen BUMN dalam memfasilitasi perjalanan mudik yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.

Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Yadi Jaya Ruchandi, menjelaskan program ini melibatkan 39 armada bus, dengan sebagian besar peserta adalah masyarakat umum (90 persen). Inisiatif ini bukan hanya membantu mengurangi kepadatan lalu lintas tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi peserta.

Salah satu pemudik, Surejo, mengaku sangat terbantu, berpotensi menghemat hingga Rp 2 juta untuk perjalanan lima anggota keluarganya, yang jika ditanggung sendiri akan menjadi beban finansial signifikan. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat terus mendukung mobilitas sosial dan ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
One Way Nasional Diberlakukan, Menhub: Situasional, kalau Relatif Lancar Kembali Normal
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Mudik Lebaran 2026, 430 Ribu Tiket Kereta Api Jarak Jauh Masih Tersedia
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 18 Maret: Galeri24 dan UBS Stabil
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Turis Jepang Segera Bisa Gunakan QR untuk Transaksi di Indonesia
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dirut KAI: Kereta Kerakyatan Laris Manis, Okupansi Tembus 102% Saat Mudik
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.