Harga Emas Antam 18 Maret 2026: Peluang Rebound ke Level Rp3 Juta di Tengah Tensi Geopolitik

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

HARGA emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Rabu (18/3/2026), diprediksi akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat. Setelah sempat terkoreksi tipis pada hari sebelumnya, emas kini berpeluang kembali menembus level psikologis Rp3.000.000 per gram.

Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam saat ini berada di posisi Rp2.988.000 per gram. Namun, para pengamat pasar komoditas melihat adanya potensi penguatan menuju level resistance pertama di angka Rp3.018.000 per gram dalam jangka pendek.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran Emas Harga Terkini (Mata Uang Rupiah) 0,5 Gram Rp1.544.000 1 Gram Rp2.988.000 2 Gram Rp5.916.000 5 Gram Rp14.715.000 10 Gram Rp29.375.000 100 Gram Rp293.012.000 1.000 Gram (1 Kg) Rp2.928.600.000 Harga Buyback dan Ketentuan Pajak

Sementara itu, harga buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam tercatat stagnan di level Rp2.740.000 per gram. Sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal di atas Rp10 juta akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% untuk pemegang NPWP dan 3% untuk non-NPWP.

Baca juga : Naik Terus! Harga Emas Sentuh Rp1,469 Juta pada Kamis 3 Oktober 2024

Mengapa Harga Emas Tetap Tinggi?

Kenaikan harga emas dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang kini memasuki minggu ketiga. Gangguan pengiriman minyak mentah di Selat Hormuz telah mendorong harga minyak dunia jenis Brent melonjak hingga 33%, yang pada gilirannya memicu kekhawatiran inflasi global.

Di pasar spot global, emas bertahan kokoh di atas level US$5.000 per troy ounce. Kondisi ini membuat investor cenderung mengalihkan aset mereka ke logam mulia sebagai langkah pengamanan nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi dunia dan nilai tukar Rupiah yang berada di kisaran Rp16.997 per Dolar AS.

Tips Investasi: Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, periode fluktuasi ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi bertahap, mengingat proyeksi harga emas dalam jangka panjang di tahun 2026 masih menunjukkan tren positif akibat ketidakpastian geopolitik.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo dan Pilihan Sulit di Tengah Perang
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Dalami Sumber Ledakan di Masjid di Jember: Ada Jeriken dan Lemari Besi
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Waspada! Hujan Sangat Lebat Diprediksi Terjang Timur Indonesia
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Istana Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan DPR Dampak Perang Iran
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sri Lanka Hemat Energi, Terapkan Libur Tambahan dan Terapkan Sistem QR
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.