Kakorlantas Pastikan Arus Mudik di Pelabuhan Merak dan Ciwandan Terkendali

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan arus mudik di jalur penyeberangan Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Banten, dalam kondisi terkendali, pada Rabu (18/3/2026) dini hari.

Peninjauan dilakukan di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan untuk memantau pergerakan volume kendaraan menjelang puncak arus mudik Lebaran.

Agus mengatakan, kondisi lalu lintas di jalur menuju Merak terpantau lancar tanpa gangguan berarti.

"Sebagaimana yang kita prediksi, pada tanggal 18 akan terjadi puncak penyelenggaraan Angkutan Lebaran. Namun demikian, teman-teman bisa menyaksikan bahwa sepanjang perjalanan, berkat koordinasi yang sangat baik dengan Korlantas dan Polda Banten, masyarakat yang menuju ke arah Merak dapat melakukan perjalanan dengan lancar tanpa gangguan berarti di jalan," ucap Kakorlantas, dalam keterangannya, Rabu.

Baca juga: Arus Mudik Lebaran, 1.554 Jalan Berlubang di Jakarta Timur Diperbaiki

Kelancaran ini, kata dia, merupakan hasil sinergi dan koordinasi berbagai pihak, mulai dari Polri, Kementerian Perhubungan, hingga pemerintah daerah.

Selain itu, ia memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama pemantauan berlangsung, sementara kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) juga terkendali.

“Negara hadir untuk memastikan perjalanan mudik dan arus balik berjalan aman, lancar, serta penuh kebahagiaan bagi masyarakat yang ingin bertemu keluarga di kampung halaman," kata Kakorlantas.

Baca juga: Kasus Andrie Yunus: Perlawanan Terhadap Prabowo hingga Polri Harus Lindungi Keluarga

Dalam pengaturan lalu lintas, Korlantas telah menerapkan rekayasa berupa sistem one way sepenggal tahap pertama sejak Selasa (17/3/2026) pukul 15.00 WIB.

Kebijakan ini diberlakukan setelah dilakukan sosialisasi dan pembersihan jalur dari arah Trans Jawa.

Agus mengatakan, rekayasa tersebut diterapkan dari KM 70 hingga KM 263.

Selanjutnya, akan diberlakukan one way nasional arus mudik dari KM 70 hingga KM 414 Kalikangkung, Jawa Tengah, guna memperlancar arus kendaraan menuju jalur Trans Jawa.

Meski demikian, untuk arus kendaraan menuju arah Barat, termasuk ke Banten, belum dilakukan rekayasa tambahan.

Baca juga: Polri Nyatakan Arus Mudik 2026 Masih Terkendali, Belum Macet

Hal ini karena kondisi lalu lintas masih terpantau terkendali.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Sementara itu, arus menuju Jakarta hingga penyeberangan Merak-Bakauheni masih terpantau terkendali sehingga belum diperlukan penerapan one way ke arah Banten," pungkas dia.

Hadir pula dalam kunjungan tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur Banten Andra Soni, Direktur Utama Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Heru Widodo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jepang Perketat Pengawasan Investasi Asing untuk Lindungi Keamanan Ekonomi Nasional
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Nasib Hukum Inara Rusli Terkatung-katung, Perdamaian Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa Jadi Penentu
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Vasaka Hotel Makassar Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Yatim
• 4 jam laluterkini.id
thumb
Citilink Buka Rute Jakarta-Pagar Alam, Perluas Akses Konektivitas Akses ke Sumatera Selatan
• 37 menit laluharianfajar
thumb
HARRIS Hotel Bundaran Satelit Tawarkan Paket Halal Bihalal Lebaran 2026
• 47 menit lalurealita.co
Berhasil disimpan.