Bisnis.com, JAKARTA — Pedagang di pusat perbelanjaan (mal) mencatat peningkatan penjualan hingga 80% pada pekan terakhir Ramadan. Namun, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, diakui jumlah pengunjung terasa lebih sepi.
Salah satu penjual kerudung yang akrab dipanggil Eka mengatakan terjadi kenaikan penjualan menjelang Lebaran.
Dia mengatakan peningkatan pengunjung terlihat sangat signifikan pada hari Sabtu dan Minggu. Namun kenaikan ini baru terjadi di minggu terakhir bulan Ramadan, hari-hari sebelumnya penjualan sama seperti biasa.
“Ada kenaikan pembeli hampir 80%, ya di minggu akhir ini lah, kalau biasanya mah ga begini,” ujar wanita yang akrab dipanggil Bude kepada Bisnis, Rabu (18/3/2026).
Bude juga menjelaskan kenaikan penjualan ini tidak sebesar tahun lalu. Menurutnya, penjualan tahun ini mengalami penurunan yang lumayan terlihat. Untuk pendapatan tokonya sendiri, Bude mengatakan ada kenaikan sebesar dua kali lipat saat weekend, namun ketika hari biasa pendapatan kembali normal.
Untuk tahun ini tren hijab yang sedang booming adalah model viscose dan pashmina kaos. Banyak pengunjung yang mencari barang tersebut.
Baca Juga
- Distribusi Minyakita Tersendat, Kemendag Dorong Pendampingan NIB untuk Pedagang
- Pedagang Mengeluh Margin Menipis, Tokopedia-TikTok Shop Sesuaikan Komisi Penjual
- Pedagang Klaim Jutaan Warung Kelontong Tutup Terdesak Ekspansi Indomaret-Alfamart
Pengunjung memadati ITC Tangerang
Selaras dengan toko pakaian yang mengalami kenaikan penjualan, Dinar, salah satu penjual di toko pakaian, juga mengatakan ada kenaikan sebesar 80% dari hari biasa. Kenaikan ini semakin tinggi di satu minggu sebelum Lebaran, terutama saat weekend.
“Penjualan gamis ada kenaikan, apalagi yang model binor [bini orang]. Kalau di hari biasa orang yang masuk toko bisa dihitung, sekarang ramai ya kelihatan,” kata Dinar.
Untuk mendongkrak pendapatan di tengah persaingan penjualan, Dinar juga menyebutkan tokonya menjual barang fashion secara online, seperti melalui toko online yang diantar lewat ojek online dan TikTok Shop.
“Toko online agak kurang jalan sih, makanya kita jualan langsung aja,” jelasnya.
Selain itu, dari pantauan beberapa penjual juga mulai dipadati pembeli seperti gerai celana jeans dan bahan yang diserbu pembeli. Harga yang ditawarkan beberapa toko juga relatif terjangkau mulai dari Rp100 ribuan hingga Rp200 ribuan. Tidak hanya itu, toko emas juga ikut diserbu pembeli.
Tren bukber juga semakin meningkat di minggu akhir Ramadan ini. Pengunjung tidak hanya memadati gerai pakaian tetapi juga tenant-tenant makanan. Antrean pengunjung terlihat sangat panjang. Bahkan kursi di tempat makan tidak mencukupi hingga pihak mall ITC mengarahkan para pengunjung ke rooftop untuk dapat menikmati buka puasa.
Pengunjung disediakan karpet dengan pemandangan langit senja untuk menikmati buka puasa bersama.
Salah satu pengunjung Mall ITC BSD, Mitha, memilih mall ini karena pilihan pakaian yang beragam dan murah, sehingga dia bisa leluasa untuk memilih dan mendapatkan baju lebaran. Menurutnya pilihan pakaian sangat banyak terutama gamis model bini orang yang sedang ngetren. Selain itu gerai juga melayani hingga malam bahkan melampaui jam operasional karena lonjakan pembeli.
“Ramai banget, mallnya ini juga bukanya lama sampai jam 11 malam masih jualan [gerai pakaian Ramayana],” kata Mitha.
Mitha juga merasakan padatnya mall ketika ingin berbuka puasa. Dia sangat susah untuk mendapatkan tempat duduk bahkan banyak orang yang mengemper di pinggiran tenant untuk makan atau minum saat buka puasa. (Nur Amalina)





