Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali kedatangan tiga investor baru di sektor hunian dan aktivitas perekonomian di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Estimasi investasinya bisa mencapai Rp 1,27 triliun.
Tiga investor tersebut adalah PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara yang sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan OIKN.
"Kami sampaikan, bahwa disini kami masih membutuhkan sektor perhotelan, termasuk logistik atau restoran, apalagi ada SMA Taruna Nusantara yang beroperasi tahun ini. Mulai dibangun juga kawasan yudikatif dan legislatif. Jadi, ini akan menjadi crowd kita melalui ekosistem perkotaan yang akan bertambah sampai dengan tahun 2028,” kata Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3).
Nantinya, ketiga perjanjian kerja sama tersebut akan meliputi pengembangan apartemen, perkantoran, restoran, kafetaria, hingga sport center.
Untuk PT Starbright International Investment, perusahaan tersebut berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd. Nantinya, mereka akan mengembangkan apartemen suite, restoran, ritel, serta kawasan perkantoran yang dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal II tahun 2027.
Sementara PT Hauptstadt Indonesia Borneo akan membangun kafe bergaya pesawat terbang dengan konsep lounge and mini sport. Nantinya, pembangunan fasilitas ini direncanakan dimulai pada kuartal III tahun 2026. Sedangkan PT Oceans Resto Nusantara yang merupakan salah satu restoran seafood terkemuka di Balikpapan akan memulai perencanaan pembangunan restoran pada kuartal II tahun 2026.
Selain itu, OIKN juga melakukan adendum perjanjian kerja sama dengan PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia sebagai tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 185/PUU-XXII/2024.
Ke depan, Basuki berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap kemudahan berusaha serta percepatan proses perizinan bagi para pelaku usaha yang berinvestasi di kawasan Nusantara.
Menurutnya, saat ini merupakan momentum yang tepat bagi pelaku usaha untuk menjajaki berbagai peluang bisnis di IKN.
“Kami akan mendukung apa pun yang dibutuhkan. Tidak perlu takut terkait proses perizinan, apalagi izin mendirikan bangunan. Insyaallah, akan kami dukung, termasuk memberikan proses percepatan perizinan bagi bapak ibu sekalian yang melakukan investasi di sini (IKN). Ini adalah waktu yang terbaik untuk melakukan investasi di Nusantara,” ujar Basuki.





