Masyarakat Serbu Produk Elektronik dan Busana Jelang Lebaran, Mal Karawaci Ramai

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Aktivitas pusat perbelanjaan di Supermall Karawaci, Tangerang, terpantau mengalami kenaikan pengunjung menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2026. Kenaikan jumlah pengunjung ini berdampak langsung pada peningkatan volume transaksi ritel, terutama pada sektor gadget dan busana.

Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) disinyalir menjadi pendorong utama masyarakat untuk membelanjakan dana pada kebutuhan non-primer. Berdasarkan pantauan di lokasi, area gerai elektronik menjadi salah satu titik paling padat yang dikunjungi oleh keluarga maupun individu.

Salah satu pengunjung, Sutisna, yang datang bersama istri dan anaknya, terpantau melakukan pembelian unit ponsel pintar baru di salah satu gerai resmi. "Mumpung ada THR, anak saya minta HP baru untuk lebaran," kata pengunjung tersebut saat ditemui di Supermall Karawaci, Tangerang, Rabu (18/3/2026).

Selain sektor elektronik, area tengah pusat perbelanjaan yang menyelenggarakan bazar pakaian juga dipenuhi oleh masyarakat. Para pengunjung terlihat mengincar berbagai penawaran diskon pada bazar di tengah mal tersebut untuk mencari pakaian hari raya.

Bazar ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang mencari variasi produk dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan gerai reguler. Pertumbuhan volume belanja ini diprediksi akan terus mencapai puncaknya hingga H-1 Lebaran.

Momentum lebaran tetap menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga yang merupakan motor penggerak ekonomi nasional.

Baca Juga

  • Gadai Mas Nusantara Diversifikasi Agunan Non-Emas, Gadai Elektronik jadi Strateginya
  • Penutupan Selat Hormuz Ancam Logistik Global, Harga Elektronik Berisiko Naik
  • Sejumlah Produsen Elektronik Diproyeksi Bangkrut Imbas Krisis Memori

Sejalan dengan fenomena tersebut, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memang sudah memprediksi kenaikan tingkat kunjungan mal sepanjang periode ini akan meningkat hingga 15%.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengungkapkan bahwa tren pertumbuhan ini sudah terlihat sejak akhir tahun lalu yang kemudian berlanjut pada momentum hari besar.

“Saya kira trennya cukup baik tingkat kunjungan sampai dengan saat ini, terpantau mengalami kenaikan kurang lebih 10% sampai dengan 15%,” ujar Alphonzus.

Meski kategori produk fesyen dan elektronik kini mendominasi, pola konsumsi diprediksi akan bergeser ke sektor makanan, minuman, dan hiburan mulai hari kedua Lebaran.

Guna menjaga gairah belanja, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menginisiasi program strategis yang melibatkan ratusan pusat perbelanjaan.

Program BINA Lebaran 2026 yang berlangsung hingga akhir Maret ini ditargetkan mampu memutar roda ekonomi ritel dengan nilai yang sangat fantastis.

“Saya monitor BINA Lebaran 2026 targetnya sekarang Rp53 triliun dan ini naik 20% dibandingkan tahun yang lalu,” ujar Airlangga

Sinergi antara program belanja nasional dan daya beli masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap laju ekonomi domestik di awal tahun 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Main di Kandang, Liverpool Pede Singkirkan Galatasaray
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Trump Ngambek saat NATO Tolak Bantu AS Terkait Selat Hormuz
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Foto: Semarak Ramadan, Warga Kalumata Gelar Pawai Obor
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Mal di Jakarta yang Beri Diskon Lebaran 2026, Potongan hingga 80 Persen
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Tekan Kemacetan Lebaran, KAI Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.