Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia balap tanah air usai pembalap kebanggaan Indonesia, Aldi Satya Mahendra menjadi korban tabrak lari di Yogyakarta hingga mengalami cedera.
Kabar ini diketahui dari laporan Merapi Uncover di media sosial pada Rabu (18/3/2026) pagi WIB. Berdasarkan laporan tersebut, Aldi Hendra menjadi korban tabrak lari di perempatan Pingit, Yogyakarta sekitar pukul 06.30 pagi WIB.
Saat itu Aldi bersenggolan dengan kendaraan lain dan berujung pada insiden tabrak lari. Aldi sempat mengejar dan pelaku sempat berhenti di wilayah Bangirejo.
Namun sejumlah orang yang diduga rekan pelaku berdatangan dari area tersebut, Aldi pun tak bisa berbuat banyak dan akhirnya mengalami kekerasan.
"Peristiwa tersebut terjadi di kawasan perempatan Pingit. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban mengalami senggolan dengan kendaraan lain yang kemudian berujung pada aksi tabrak lari," tulis Merapi Uncover di Instagram.
"Korban sempat melakukan pengejaran hingga pelaku berhenti di wilayah Bangirejo. Namun situasi berubah ketika sejumlah orang yang diduga merupakan rekan pelaku keluar dari area tersebut. Dalam kondisi kalah jumlah, korban tidak dapat berbuat banyak dan akhirnya mengalami kekerasan." tambah informasi tersebut.
Insiden ini menyebabkan Aldi Satya Mahendra mengalami cedera berupa retak pada jari tangan kirinya dan kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Bahkan cedera tersebut sampai membuat Aldi harus mendapatkan luka jahitan yang cukup serius.
"Akibat kejadian tersebut, Aldi Hendra mengalami luka pada bagian tangan dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, termasuk tindakan jahit pada luka yang cukup serius." jelasnya lagi.
Lebih lanjut informasi tersebut menyebutkan bahwa pelaku telah melarikan diri dan belum diidentifikasi. Kini pihak keluarga dan rekan korban meminta masyarakat untuk membantu mencari informasi identitas pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pihak keluarga dan rekan korban berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait identitas pelaku atau kejadian tersebut dapat segera melaporkannya kepada pihak berwajib agar kasus ini dapat segera ditindaklanjuti." tambah laporan tersebut.



