Kapolri: Laka Lantas Turun 40,9% di H6 Ops Ketupat, Pelayanan Terus Diperkuat

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan catatan positif pada pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026. Hingga hari keenam (H-6) Operasi Ketupat 2026, angka kecelakaan lalu lintas nasional mengalami penurunan signifikan sebesar 40,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit usai melepas keberangkatan rombongan Mudik Gratis Polri Presisi 2026 di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Menhub Apresiasi Mudik Gratis Polri Presisi: Masyarakat Tak Perlu Mudik Bawa Motor

Jenderal Sigit merinci bahwa penurunan ini merupakan hasil dari kesiapan personel dan kesadaran masyarakat dalam berkendara. Berdasarkan data posko, tercatat ada 682 kasus kecelakaan hingga hari keenam Operasi Ketupat 2026.

"Sampai dengan hari keenam ini, alhamdulillah jumlah kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan kepada kita ini menurun 40,91 persen atau 682 kasus dibandingkan pada Operasi Ketupat tahun 2025 kemarin. Mudah-mudahan angka ini bisa kita pertahankan sampai dengan selesainya rangkaian mudik dan balik," ujar Jenderal Sigit.

Terkait volume kendaraan, Kapolri menyebut sekitar 1,2 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui jalur tol. Angka ini naik sekitar 20 persen dibandingkan volume lalu lintas harian normal.

Polri berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terus memantau titik-titik krusial seperti Pelabuhan Gilimanuk dan Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama). Jenderal Sigit memastikan petugas di lapangan telah menyiapkan skenario untuk mengurai antrean, termasuk penyediaan fasilitas di rest area jalur tol maupun arteri.

"Kita sudah siapkan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Di jalur tol, pasukan motoris juga disiapkan. Begitu ada masalah di jalur macet karena kehabisan BBM, maka motoris akan segera cepat merespons," tegasnya.

Guna memudahkan pemudik, Polri mengoptimalkan layanan informasi digital melalui aplikasi NTMC, Travoy, Sipolan, dan Siger. Layanan ini didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat menjawab pertanyaan pemudik secara real-time mengenai kondisi jalur dan lokasi alternatif.

"Masyarakat yang ingin mengetahui informasi kondisi jalan, jalur alternatif, hingga lokasi kuliner terdekat, semua informasi diberikan. Kami juga menyiapkan layanan 110 untuk pengaduan manual yang akan direspons cepat oleh petugas terdekat," jelas Kapolri.

Baca juga: Kapolri Pastikan Anggota Terus Bekerja Usut Tuntas Kasus Air Keras Aktivis KontraS

Kapolri menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelayanan ini bertujuan untuk mewujudkan tagline mudik tahun ini, yaitu 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'. Ia juga menyatakan pihak Kepolisian terbuka terhadap masukan dan evaluasi demi kenyamanan masyarakat di lapangan.

Dalam agenda pelepasan Mudik Gratis Polri Presisi 2026 di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya ini turut hadir Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menhub Dudy Purwagandhi, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.




(hri/maa)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Libur Lebaran, RSUD Kota Madiun Tambah Tenaga Medis di IGD
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lika-liku Pengorbanan Warga demi Mudik Lebaran: Habiskan THR hingga Nabung Setahun
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Korlantas Polri Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas dan One Way Nasional untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2026
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Volume kendaraan arus mudik di Nagreg Bandung capai 65.435 kendaraan
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Deretan Mobil Bekas Rp100 Jutaan yang Masih Keren Dipakai Mudik
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.