JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah titik galian proyek pipa air bersih PAM Jaya di Kalideres, Jakarta Barat, ditutup sementara menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di Jalan Peta Selatan, Kalideres, Rabu (18/3/2026), area bekas galian di badan jalan tampak sudah tertutup.
Permukaan area galian yang sebelumnya terbuka kini ditutup menggunakan semen dan aspal hingga rata dengan jalan utama.
Baca juga: Galian PAM Jaya di Kalideres Ditutup Sementara Saat Libur Lebaran untuk Kurangi Macet
Meskipun masih terdapat gundukan tanah di pinggir jalan dekat trotoar, hal itu tidak mengganggu jalannya kendaraan.
Arus lalu lintas di lokasi pun tampak ramai lancar tanpa terhambat jalur yang sebelumnya sempat tertutup galian.
Kebijakan penutupan galian ini pun mendapat respons positif dari warga setempat.
Poyo (51), salah satu warga Kalideres, mengaku lega dengan penutupan tersebut karena macet parah yang biasa terjadi kini berkurang menjelang Lebaran.
"Ini udah ditutup dari minggu lalu, hari Jumat itu saya di sini udah ditutup," kata Poyo saat ditemui Kompas.com di lokasi, Rabu.
Poyo mengatakan, penutupan galian sangat krusial mengingat tingginya mobilitas warga saat momen Lebaran.
"Seneng sih jadi mengurangi macet di sini, kan mau lebaran. namanya kita orang betawi kan kalau lebaran kita keliling ini se Kalideres, Cengkareng, kalau macet repot," kata dia.
Baca juga: Bantahan PAM Jaya Soal Galian di Kalideres yang Dianggap Mangkrak
Poyo pun menyampaikan harapannya agar pekerjaan proyek dapat diselesaikan secara tuntas dan tidak berlarut-larut.
"Harapannya cepet diberesin lah. Kalau misalnya emang nanti mau dikerjain, dibuka lagi jangan lama-lama, cepet beres. Terus jangan sering sering ada galian. Jangan setiap akhir tahun ada," ujar dia.
Sementara itu, Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza menyebut langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas masyarakat saat momen Lebaran.
"Jadi memang saat ini ada 16 pit atau titik di sepanjang jalan area proyek. Saat ini 14 di antaranya itu memang sudah ditutup," ujar Gatra saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (18/3/2026).