Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM, mengumumkan adanya program diskon pajak kendaraan bermotor sebesar 10 persen selama periode libur Lebaran.
Dedi menegaskan bahwa layanan pembayaran pajak tetap dibuka selama libur, sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kewajibannya tanpa harus menunggu hari kerja.
“Dan untuk para pembayar pajak kendaraan bermotor, selama libur Lebaran ini, kita tetap buka dengan pajaknya didiskon 10 persen, baik roda 4 maupun roda 2,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan berbasis digital untuk melakukan pembayaran pajak secara lebih praktis.
Kanal yang tersedia di antaranya adalah e-Samsat melalui aplikasi Sambara dalam Sapa Warga, serta aplikasi Signal (Samsat Digital Nasional).
“Silakan diakses di kanal e-Samsat melalui aplikasi Sambara di Sapa Warga atau bisa melalui aplikasi Signal, Samsat Digital Nasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dedi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen diskon ini sebagai langkah bijak dalam mengelola pengeluaran selama Lebaran.
Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk insentif dari pemerintah daerah untuk mendorong kepatuhan pajak sekaligus memberikan keringanan kepada masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama hari raya.
Pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber penting dalam pendapatan asli daerah yang digunakan untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Pesan KDM bagi PemudikDedi juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Ia mengingatkan agar para pemudik tetap mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.
“Dan yang mudik, saya ucapkan selamat bertemu bersama keluarganya. Hati-hati di jalan. Lebih baik menepi daripada memaksakan diri apabila Anda ngantuk dan kelelahan,” pesannya.
Ia juga menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan kecepatan dalam perjalanan.
“Biar lambat, yang penting selamat,” tutupnya.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap masyarakat tidak hanya terbantu secara ekonomi melalui diskon pajak, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya keselamatan selama arus mudik Lebaran.





