BCF Ramadan 2026 menampilkan lebih dari 80 brand lokal subsektor fesyen dan lifestyle,serta lebih dari 50 tenant kuliner, disertai pertunjukan musik dan aktivitas komunitas kreatif.
Dalam sambutannya,Teuku Riefky mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan BCF yang mampu menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif dan pelaku usaha lokal. Langkah ini penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif agar mampu menjadi the new engine of growth.
“Saya sangat mengapresiasi masyarakat Banten, khususnya Kota Serang, yang mampu menghadirkan acara sekelas nasional seperti malam ini. Ini menunjukkan bahwa kreativitas anak-anak muda memiliki potensi besar untuk terus berkembang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 18 Maret 2026.
Teuku Riefky juga menyampaikan bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto, menetapkan Provinsi Banten sebagai salah satu lokasi prioritas pengembangan ekonomi kreatif dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, dengan dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis Kekayaan Intelektual sebesar Rp10 triliun pada 2026.
Baca juga: Raffi Ahmad & Wamen Ekraf Kompak Gaungkan Kebinekaan dalam Harmoni Imlek Nusantara
Sebelum penutupan, Teuku Riefky menyempatkan diri meninjau creative booth dan berdialog langsung dengan pelaku usaha ekonomi kreatif. Teuku Riefky juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif di berbagai daerah.
“Kita melihat banyak brand lokal yang lahir dari kreativitas anak-anak muda. Saya yakin karya-karya ini tidak hanya bisa berkembang di tingkat nasional, tetapi juga memiliki peluang untuk menembus pasar global,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan bahwa kehadiran creative booth dalam BCF 2026 merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi daerah.
“Festival ini memperlihatkan semangat dan inovasi anak-anak muda Banten. Karya-karya mereka adalah kekuatan yang akan membawa daerah ini semakin maju,” ujar Andra.
BCF adalah ajang ekonomi kreatif yang menghadirkan creative booth produk lokal, kuliner, hiburan musik, serta aktivitas komunitas dalam satu ruang interaktif, khususnya dikemas dengan nuansa Ramadan. Festival yang telah berjalan selama sembilan tahun ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM dan brand lokal untuk memasarkan produk, memperluas jejaring, sekaligus mendekatkan karya kreatif kepada masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)





