Idulfitri dan Nyepi Berdekatan Jadi Momen Memperkuat Kerukunan

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Momentum dua perayaan hari besar keagamaan yang hampir bersamaan merupakan berkah. Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 jatuh pada 19 Maret 2026, sedangkan Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie) menyebut memomen tersebut bukti nyata bahwa bangsa Indonesia hidup rukun dalam keberagaman. Politisi yang akrab disapa Rerie itu menekankan, menghormati perbedaan adalah kewajiban setiap warga negara.

"Indonesia dibangun di atas fondasi keberagaman. Menghormati sesama adalah kewajiban, bukan pilihan. Kerukunan antarumat beragama harus terus kita pupuk," ujar Rerie, dalam keterangan resminya, Rabu, 18 Maret 2026.

Baca Juga :

Momen Langka Nyepi Berdekatan dengan Idulfitri
Sebagai informasi, survei yang dilakukan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag bekerja sama dengan Alvara Strategic Research pada 2025, mengungkapkan bahwa Generasi Z mencatat indeks toleransi tertinggi dengan skor 80,03 dalam indikator sikap tidak membubarkan kegiatan keagamaan lain. Angka tersebut melampaui Milenial (78,77), Generasi X (78,97), dan Baby Boomers (78,81).

Lestari menilai, catatan tersebut harus menjadi pemicu bagi setiap anak bangsa untuk terus melestarikan nilai-nilai toleransi yang kita miliki. Menurutnya juga anggota Komisi X DPR RI itu, kebinekaan harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa, bukan sebaliknya.


Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie)/Foto Metrotvnews

"Capaian ini harus dirawat. Jangan sampai kita terpecah belah oleh perbedaan. Justru perbedaan harus kita satukan untuk kemajuan bangsa," kata Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Pada kesempatan itu, Rerie mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri bagi masyarakat Indonesia yang merayakannya.

"Semoga dengan nilai-nilai toleransi yang kuat dari setiap anak bangsa, Indonesia mampu menjawab berbagai tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di masa kini dan mendatang," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akhirnya! Inara Rusli Minta Maaf ke Wardatina Mawa
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Kapolri pastikan kepolisian terus tangani kasus penyiraman air keras
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Milenial Siapkan Budget Lebaran Lebih Besar dari Gen Z
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sekutu Eropa Bersikap Pasif, Trump Ancam Masa Depan NATO Akan Buruk
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
Akui Diskusi dengan FIFA, Meksiko Konfirmasi Isu Pindahnya Venue Pertandingan Iran
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.