Kabar membanggakan datang dari artis sekaligus penyanyi Agatha Chelsea. Ia dinyatakan lolos program magister di empat universitas bergengsi dunia.
Agatha Chelsea diterima di Harvard Graduate School of Education dan Teachers College Columbia University. Selain dua kampus Ivy League tersebut, Chelsea juga dinyatakan lolos seleksi masuk New York University (NYU) dan National University of Singapore (NUS) dalam satu siklus pendaftaran.
Sebelum memutuskan melanjutkan studinya, Chelsea memilih untuk terlebih dahulu terjun ke dunia pekerjaan. Hal itu ia lakukan demi mendapatkan pengalaman sebelum nantinya ia siap kembali melanjutkan studinya.
"Sejak menyelesaikan studi sarjana, sebenarnya ada bagian dari diri saya yang tahu bahwa saya ingin terus belajar. Namun setelah mempertimbangkannya, saya memutuskan untuk tidak langsung kembali ke bangku kuliah dan memilih bekerja terlebih dahulu," ujar Agatha Chelsea dalam keterangan resmi yang diterima kumparan, Selasa (17/3).
Dari pengalamannya berkarier, perempuan berusia 24 tahun itu mengaku banyak mendapat insight yang kelak berguna untuk keputusannya melanjutkan studi.
"Pada masa itu juga saya menemukan arah yang terasa sangat bermakna bagi saya, yaitu menjembatani learning science dan media. Memahami bagaimana manusia belajar, lalu menerjemahkan pemahaman itu menjadi storytelling dan hiburan yang dapat membantu orang berpikir dan berkembang," ucap Agatha Chelsea.
Awalnya, selama proses pendaftaran dirinya sempat merasa kurang percaya diri. Rasa tak percaya diri itu muncul lantaran ia menilai Harvard dan Columbia sebagai dua kampus impian banyak orang. Sehingga kecil kemungkinan dirinya bisa diterima.
"Sejujurnya saya tidak terlalu berharap banyak. Karena itu saya memutuskan untuk mendaftar ke empat universitas, agar memiliki lebih banyak kemungkinan," ungkapnya.
Bersyukur, ternyata hasil pendaftaran berkata lain. Ia dinyatakan lolos tes masuk untuk empat kampus yang sudah ia incar sejak awal.
"Ternyata hasilnya jauh lebih baik dari yang saya bayangkan, dan saya sangat bersyukur bisa diterima di semua program yang saya lamar," ungkapnya.
Dengan adanya keempat Universitas tersebut, kini Chelsea tengah mempertimbangkan ke mana ia akan melanjutkan pendidikan selanjutnya. Pelantun lagu Lebih Baik Darinya itu, juga berkomitmen untuk terus membesarkan NewronEdu agar akses pendidikan berbasis ilmu pengetahuan di Indonesia semakin luas.
"Rasa bahagia yang saya rasakan bahkan sulit digambarkan dengan kata-kata. Sekarang muncul pertanyaan baru yang akan menentukan bab berikutnya dalam perjalanan saya. Kota mana dan universitas yang mana," pungkasnya.
Sebelumnya, Agatha Chelsea telah merampungkan pendidikan sarjana di University of Melbourne. Ia berhasil meraih gelar Bachelor of Science di bidang Neuroscience dan Psychology dengan catatan akademik gemilang.
Berbekal latar belakang tersebut, Agatha Chelsea mulai mendalami hubungan antara otak, teknologi, dan cara belajar manusia. Ia pun mendirikan platform edukasi bernama NewronEdu guna memperkenalkan konsep brain-based learning kepada generasi muda.





