Motif Empat Prajurit TNI Siram Air Keras ke Aktivis KontraS Masih Misteri

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - TNI telah menangkap pelaku teror penyiraman air keras terhadap Aktivis Kontras Andrie Yunus. 

Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto memastikan bahwa keempat prajurit TNI itu terlibat aksi penyiraman terhadap aktivis HAM sekaligus, Andrie Yunus di kawasan Salemba, Jakarta Pusat pada 12 Maret 2026.

BACA JUGA:Empat Anggota TNI Terlibat Kasus Penyiraman Air Keras, Ini Inisialnya

BACA JUGA:Kapolri Lepas 4.009 Peserta Mudik Gratis di PMJ, Angka Kecelakaan Turun 40,91 Persen

Saat ini, keempat dugaan tersangka telah diamankan oleh Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom) guna dilakukan penyelidikan mendalam.

Keempat dugaan tersangka yang berhasil diamankan antara lain, NDP berpangkat Kapten, SL dan BHW Letu serta ES Serda.

"Sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman di tingkat penyelidikan," ucap Yusri di Balai Wartawan Mabes TNI, Jakarta Timur pada Rabu, 18 Maret 2026.

BACA JUGA:Tampang Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Teridentifikasi, Ini Penampakannya!

BACA JUGA:Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari, Cedera Retak Tulang Jelang Balapan Penting

Lebih lanjut, Yusri menjelaskan bahwa Puspom masih melakukan penyelidikan terhadap motif yang dilakukan para dugaan tersangka dalam penyiraman cairan berbahaya terhadap Wakil Koordinator KontraS.

"Jadi kita masih mendalami motifnya," katanya.

Setelah melalui banyaknya perawatan yang dilakukan oleh RSCM pada Jumat, 13 Maret 2026 dini hari, pihak rumah sakit menyatakan kondisi korban kontraS mulai membaik.

"Saat ini, kondisi umum pasien sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa," ungkap RSCM dalam keterangan resmi dikutip pada Rabu, 18 Maret 2026.

Sebab sebelumnya, dia memiliki luka bakar di bagian wajah, leher, dada, punggung dan pada kedua lengan disertau gangguan penglihatan mata kanannya.

Dari pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa pasien menerima luka bakar sekira 20 persen pada area tubuh dan trauma kimia pada mara kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jasa Marga: 34 Persen Pemudik Sudah Tinggalkan Jakarta, One Way Mulai Berlaku
• 29 menit lalukompas.com
thumb
ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara untuk Mengurai Antrean Kendaraan Menuju Gilimanuk
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Menhub: Puncak Arus Mudik Motor di Ciwandan 18-19 Maret
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Soal Opsi WFH Guna Tekan BBM, Bahlil Bilang Begini
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Arus Mudik ke Semarang Tembus 30.000 Kendaraan, Masih Lancar tapi Diprediksi Meledak Saat Puncak
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.