Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imannudin menerangkan secara rinci kronologi penyiraman air keras yang terjadi pada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Kronologi yang disampaikan ini merupakan peristiwa yang terjadi pada Kamis (12/3) berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sejumlah wilayah di Jakarta.
Berikut kronologinya:
Kamis (12/3)16.32 WIBSesuai penelusuran polisi, pelaku pertama kali terekam CCTV mengenakan kaus merah.
17.18 WIBEksekutor penyiraman air keras terlihat, ia terlihat membonceng motor.
"Ini muncul juga, kami bisa menangkap potongan videonya yang menunjukkan wajah dari salah satu eksekutor yang menyiramkan yaitu yang diboncengnya di belakang kendaraan," kata Iman.
17.22 WIBPara pelaku telah berjalan mengarah ke TKP.
19.45 WIBAndrie memasuki YLBHI, ia langsung masuk ke Gedung.
"Korban memasuki kantor YLBHI untuk mengikuti kegiatan podcast," kata Iman.
23.20 WIBTermonitor sudah ada yang mengawasi yang mengikuti di SPBU Cikini.
"Dan dari sejak dari kantor YLBHI termonitor berdasarkan CCTV yang kami ambil itu sudah ada yang mengikuti oleh terduga pelaku orang tak dikenal," ucap Iman.
23.26 WIBPara terduga pelaku terekam di Jalan Diponegoro, Pegangsaan, Senen terduga pelaku memberi kode kalau Andri sudah keluar.
"Kemudian tergambar juga di sana setelah diberi kode bahwa korban sudah keluar kemudian mulai diikuti oleh salah satu motor yang ditunggangi dua orang yang kami duga sebagai eksekutor," kata Iman.
23.34 WIBKorban isi mengisi bensin di SPBU. Lalu, termonitor pula ada dua orang yang diduga melakukan eksekusi nanti.
23.35 WIBSetelah isi bensin, dua orang itu terus mengikuti Andrie. Bahkan ada yang menunggunya.
23.37 WIBJawaban Polda soal Pelaku Beda PakaianIman menegaskan pelaku yang mengenakan kaus warna merah, merupakan pelaku yang sebelumnya mengenakan kemeja biru. Hal ini perlu diluruskan, sebab, pada awal-awal penyelidikan nampak pelaku penyiraman mengenakan kemeja biru.
Hal itu berdasarkan rekaman CCTV yang menunjukkan pada siang hari, kaus berwarna merah salah seorang terduga pelaku itu merupakan bagian dalam dari kemeja birunya.
"Ini termonitor pelaku belum menggunakan helm dengan sudah menggunakan kemeja motif batik warna biru dan kalau kita hentikan kemudian di-zoom apa gambarnya akan muncul atau nampak kaus yang warna merahnya tadi," ujar Iman.
"Terlihat nampak jelas rekan-rekan sekalian di sini menggunakan kaus bagian dalam berwarna merah kemudian bagian luarnya menggunakan kemeja dengan motif batik warna biru identik dengan yang ditemukan di tempat kejadian perkara," pungkasnya.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534349/original/081591700_1773819447-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_14.08.17.jpeg)



