Volume Kendaraan di Ruas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Naik Hingga 14 Persen

wartaekonomi.co.id
21 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT), mencatat peningkatan volume lalu lintas di ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

Senior General Manager JMT Widiyatmiko Nursejati mengatakan, pada H-4 Idulfitri, JMT mencatat volume lalu lintas yang meninggalkan Jabodetabek menuju Merak dan menuju Puncak Bogor dan sekitarnya yang terdistribusi melaui Gerbang Tol (GT) Cikupa dan GT Ciawi 1, total tercatat sebanyak 89.825 kendaraan. 

“Naik sebanyak 14,28% dibanding volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 78.598 kendaraan transaksi,” ungkap Widiyatmiko dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (18/3/2026). 

Widiyatmiko merinci, volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak mengalami kenaikan, tercatat sebanyak  49.919 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 5,90 % dibanding lalu lintas transaksi normal sebanyak 47.138 kendaraan.

Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor tercatat sebanyak 39.906 kendaraan, naik sebanyak 26,85% terhadap lalu lintas transaksi normal, yaitu sebanyak 31.460 kendaraan.

Di wilayah Jawa Barat, belum terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya.

Tercatat total sebanyak 77.698 kendaraan melintas, atau naik sebesar 20,54% dibanding volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 64.459 kendaraan. 

Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama, tercatat volume lalu lintas sebanyak 59.666 kendaraan melintas, atau naik sebesar 7,71% dibanding volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 55.396 kendaraan. 

Ia menjelaskan, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol, yakni GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi dan GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi.

Pada GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi, sebanyak 43.583 kendaraan melaju menuju wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi.

Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik sebesar 36,96% dari lalin normal, yaitu sebanyak 31.821 kendaraan. 

Sedangkan Volume lalu lintas transaksi kembali yang menuju Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 30.634 kendaraan, atau naik sebesar 10,02% dibanding lalu lintas normal sebanyak 27.845 kendaraan.

Pada GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi, volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 34.115 kendaraan, atau naik sebesar 4,53% dibanding lalu lintas normal sebanyak 32.638 kendaraan, dan volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 29.032 kendaraan, atau naik sebesar 5,38% dari lalin normal sebanyak 27.551 kendaraan.

Baca Juga: Lebih dari 44.000 Kendaraan Padati Tol MBZ pada H-5 Lebaran, Dua Kali Lipat Normal

Jasa Marga memprediksi peningkatan volume lalu lintas masih akan terjadi pada puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada Rabu 18 Maret 2026. 

“Diimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan, dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan,” imbaunya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Sembako Selama Idulfitri 2026
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kriminal kemarin, pelaku penyiram air keras hingga konvoi kembang api
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Kurir yang Jual Ganja via Instagram di Jakut Dapat Untung Rp 50.000
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Operasi Gabungan Jelang Lebaran di Pesanggrahan Jaring 10 PPKS, Petugas Beri Teguran dan Pembinaan
• 14 jam lalupantau.com
thumb
3 Investasi Pilihan Nabi Muhammad SAW, Bisa Jadi Contoh
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.