REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG – Di tengah kepadatan arus mudik, cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin melanda sebagian besar ruas Tol Cikopo–Palimanan KM 72–188 pada Rabu (18/3/2026) sore. Kondisi itu menimbulkan ancaman gangguan keselamatan dalam berkendara.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, Astra Tol Cipali mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman. Selain itu juga membatasi kecepatan maksimal kendaraan.
Baca Juga
Bus Hantam Mobil Pikap di Bahu Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Satu Tewas dan 33 Luka-Luka
Arus Mudik Kian Membeludak, Tol Cipali Dilewati 5.300 Kendaraan per Jam
Urai Kemacetan, Sistem Satu Arah Diberlakukan di Tol Cipali
“Kami ingatkan batas kecepatan maksimal kendaraan 70 km per jam saat hujan guna menjaga keselamatan bersama,” ujar Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, Rabu (18/3/2026).
Ardam mengatakan, secara umum, arus lalu lintas di kedua jalur terpantau ramai lancar. Namun, terdapat perlambatan di beberapa titik akibat peningkatan volume kendaraan dan pengaruh kondisi cuaca.
/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%} .rec-desc {padding: 7px !important;}
Pengguna jalan juga diimbau untuk tidak menyalakan lampu hazard saat kendaraan berjalan. Pasalnya, hal itu dapat membingungkan pengguna jalan lain dan berpotensi mengganggu keselamatan bersama.
Ardam menambahkan, pihaknya pun mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, termasuk fungsi wiper dan lampu kendaraan. Selain itu juga kondisi ban harus optimal, terutama saat melintas dalam kondisi hujan.
Sebagai langkah antisipasi, Astra Tol Cipali pun telah melakukan berbagai upaya mitigasi. Di antaranya, dengan melakukan perkerasan lereng di titik-titik rawan serta menyiagakan pompa air untuk mengantisipasi potensi genangan maupun banjir di sepanjang ruas tol.
“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kondisi lalu lintas tetap aman dan terkendali,” kata Ardam.