Beda Inisial Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Versi Polisi & TNI

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

TNI dan polisi telah merilis perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. TNI dan polisi merilis terduga pelaku dalam konferensi pers masing-masing di waktu yang hampir bersamaan pada Rabu siang.

Namun, keduanya memiliki masing-masing versi mengenai data jumlah dan inisial pelaku.

Baca juga: RSCM Ungkap Kondisi Mata Kanan Aktivis KontraS Usai Disiram Air Keras

Versi TNI

Puspom TNI mengungkapkan ada empat prajurit BAIS TNI yang menjadi terduga pelaku. Keempat pelaku itu berinisial NDP, SL, BWH, dan ES.

Danpuspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto menyebut keempat pelaku merupakan anggota Denma BAIS TNI dengan matra angkatan laut (AL) dan angkatan udara (AU).

Puspom TNI menetapkan empat anggota BAIS TNI sebagai tersangka kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. (Foto: Muhammad Firman Maulana/detikfoto)

"Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma BAIS TNI, bukan dari satuan mana-mana tapi dari Denma BAIS TNI," kata Mayjen Yusri saat konferensi pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Kemudian, ditanya lebih lanjut, Yusri menyebut keempat pelaku itu bermatra AL dan AU. "Dari AL dan AU," imbuh dia menjawab pertanyaan.

Baca juga: Polisi Tegaskan Wajah Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS dari CCTV Bukan AI

Selanjutnya, Yusri juga menyampaikan 3 dari 4 tersangka berpangkat perwira. Yang tertinggi, lanjut dia, berpangkat kapten.

"Jadi Kapten NDB, Lettu SL, Lettu BHW, Serda ES. Waktu penyidikan kita akan bekerja semaksimal mungkin dengan harapan dapat kita lakukan secepatnya secara profesional," ujar dia.

Ia mengatakan saat ini para tersangka sudah diamankan. Mereka juga masih didalami oleh Puspom TNI.




(fca/imk)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Barcelona vs Newcastle: Duel Penentuan Menuju Perempat Final Liga Champions
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Terungkap Alasan Haru Denada Menyerahkan Ressa Rizky Rossano ke Kerabatnya
• 14 jam lalucumicumi.com
thumb
WamenPANRB dan Wamenhub Tinjau Puncak Arus Mudik di Tanjung Priok, Pastikan Layanan Transportasi Optimal
• 55 menit lalupantau.com
thumb
Rayakan 18 Tahun, Intiwhiz Hadirkan Promo Spesial dan Perkuat Inovasi Layanan
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Arus Mudik Lebaran 2026: Korlantas Memulai One Way Nasional di KM 70-414 Siang Ini
• 16 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.