REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG, – Arus lalu lintas di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) mengalami kepadatan pada H-3 Lebaran, Rabu malam. Untuk mengatasi situasi ini, petugas menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow secara situasional.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo, menyatakan bahwa penerapan contraflow bertujuan untuk memperlancar arus mudik selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026. Rekayasa ini berlangsung dari KM 36 hingga KM 70 arah Cikampek.
Ria Marlinda menjelaskan bahwa penerapan contraflow dilakukan berdasarkan diskresi kepolisian. Sebelumnya, contraflow sempat ditutup sementara menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan. Namun, setelah volume kendaraan meningkat, contraflow kembali dibuka pada pukul 20.51 WIB.
Koordinasi terus dilakukan dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan pengguna jalan. Jasamarga mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas, serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum bepergian.
Selain contraflow, JTT juga mengoptimalkan penerapan rekayasa lalu lintas one way nasional untuk mengatasi peningkatan mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik Lebaran. Pada periode H-10 hingga H-4 (11–17 Maret 2026), tercatat 387.451 kendaraan melintas ke arah timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, meningkat 95,59 persen dari lalu lintas normal.
/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%} .rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.