TEHERAN, KOMPAS.TV - Pembunuhan pejabat tinggi Iran oleh serangan Israel masih berlanjut, dan kini menimpa Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib.
Israel sebelumnya mengklaim telah membunuh Esmail Khatib, yang kemudian dikonfirmasikan oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.
Pezeshkian menyebut pembunuhan Esmail Khatib oleh Israel itu adalah “pembunuhan yang pengecut”, dan telah membuat Iran “berduka mendalam”.
Baca Juga: Menlu Iran Tegaskan Pembunuhan Ali Larijani Tak Akan Goyahkan Sistem Pemerintahan
Terbunuhnya Esmail Khatib hanya sehari setelah Israel mengklaim membunuh pejabat tinggi keamanan Iran, Ali Larijani, dan Kepala Paramiiter Basij, Gholamreza Soleimani.
Sejak Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei terbunuh sejak serangan Amerika Serikat (AS)-Israel pada 29 Februari, sejumlah pejabat dan komandan Iran dilaporkan tewas karena upaya AS-Israel melemahkan kepemimpinan Iran.
Dikutip dari BBC, Rabu (18/3/2026) di media sosial X, Pezeshkian mengungkapkan duka citanya kepada rakyat Iran, atas kematian para pejabat.
“Saya yakin jalan mereka (pejabat yang tewas) akan terus berlanjut dengan lebih mantap dari sebelumnya,” kata Pezeshkian.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengumumkan Esmail Khatib telah dihabisi dalam serangan Israel ke Teheran.
“Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan saya mengotorisasi IDF untuk menghabisi siapapun pejabat senior Iran yang lingkaran intelijen dan operasionalnya telah tertutup, tanpa perlu persetujuan tambahan,” katanya.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : BBC
- esmail khatib
- menteri intelijen
- iran
- israel
- serangan as-israel
- pembunuhan pejabat tinggi iran




