Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamen PDK)/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama tumbuh kembang anak. Hal ini disampaikannya saat memberikan refleksi terkait pesan moral dalam film Na Willa.
Menurut Isyana, film yang diambil dari sudut pandang anak tersebut menjadi pengingat bagi para orang tua akan krusialnya kehadiran fisik dan emosional dalam mendampingi buah hati.
"Film ini mengingatkan bahwa kehadiran orang tua, komunikasi yang hangat, serta kemampuan memahami perspektif anak menjadi kunci dalam membentuk karakter sejak dini," ujar Isyana dalam keterangannya, dikutip Kamis, 19 Maret 2026.
Ia menegaskan bahwa Na Willa bukan sekadar tontonan hiburan, melainkan sarana pembelajaran bagi keluarga di Indonesia. Isyana menilai, nilai-nilai kehidupan yang ditampilkan dalam film tersebut sangat relevan untuk ditanamkan sejak dini.
"Pesan dari film ini, jangan pernah berhenti belajar, harus tetap jujur, jangan berbohong, dan juga untuk bertanggung jawab," lanjutnya.
Lebih lanjut, Isyana mengajak para orang tua untuk lebih membuka diri dan mencoba melihat dunia dari kacamata anak-anak. Menurutnya, pemahaman terhadap perspektif anak akan menciptakan pola asuh yang lebih efektif dan harmonis.
“Film ini mengajak para orang tua bisa lebih mengetahui lagi kira-kira bagaimana perspektif anak-anak melihat dunia dan sebagai orang tua juga harus mau mendengarkan anak,” tegas Isyana.
Sejalan dengan semangat tersebut, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus berkomitmen mendorong penguatan peran keluarga.
Langkah ini dilakukan melalui sosialisasi pengasuhan berkualitas dan komunikasi efektif demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di masa depan.
Editor: Redaksi TVRINews





