Lampu Penerangan Minim, Pemudik di Lingkar Gentong Tasikmalaya Harus Waspada

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Penerangan lampu di jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya, minim dan belum sepenuhnya maksimal.

Lampu Penerangan Minim, Pemudik di Lingkar Gentong Tasikmalaya Harus Waspada

IDXChannel - Penerangan lampu di jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya, minim dan belum sepenuhnya maksimal. Padahal, karakteristik jalur Gentong yang berkelok tajam dan curam tanjakan dan turunan menjadi tantangan bagi para pemudik. 

Di jalur satu arah setelah melewati Letter U Gentong, sedikitnya terdapat 15 lampu jalan. Akan tetapi, hanya empat yang menyala. Dari pantauan di lokasi pada menjelang arus puncak mudik, pula didapati penerangan jalan bersumber dominan dari lampu-lampu milik lapak jualan di sepanjang Lingkar Gentong.

Baca Juga:
Macet Nyaris 2 Km, Polisi Berlakukan One Way 30 Menit di Lingkar Gentong-Simpang Sukamantri

Tim redaksi menjajal bagaimana mengendarai kendaraan roda dua di jalan yang minim penerangan ini. Sejauh mata memandang, hanya gelap yang bisa disaksikan, jika tanpa lampu penerangan kendaraan dan lampu-lampu dari lapak. 

Laju gas tidak bisa sembarangan karena jika salah perhitungan, maka kendaraan bisa bablas ke marka pembatas, yang tidak ada penanda berkilau atau akrab dikenal sebagai mata kucing. 

Baca Juga:
Jelang Lebaran 2026, Arus Mudik Lingkar Gentong Melonjak Capai 28.611 Kendaraan

Melewati Letter U Gentong dan memasuki jalur dua arah, lampu penerangan juga masih terpantau minim menyala. Di jalur dua arah ini terasa krusial lantaran penglihatan yang tidak optimal karena minim penerangan, dapat berakibat fatal. Sebab, ada kendaraan dari arah berlawanan, mulai bus sampai truk.

Baca Juga:
Melihat Rest Area Terbesar di Lingkar Gentong Tasikmalaya, Ramah Pemudik dan Warga Sekitar

Kondisi berbeda ditemukan jalur yang bercokol pos mudik dari petugas gabungan, termasuk kepolisian. Lampu- lampu di sekitar pos mudik di Letter U Gentong tersebut dalam kondisi menyala. 

Jupen, pemudik yang melaju kendaraannya dari Bogor menuju Ciamis ini merasakan hal yang sama. Baginya, penerangan di jalan sangat penting menentukan keselamatan. Mudik tahun ini menjadi kali pertama bagi dirinya sejak memutuskan menempuh pendidikan pesantren di Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Baca Juga:
Polisi Siap Berlakukan One Way di Lingkar Gentong Tasik jika Antrean Kendaraan Lebih 1 Kilometer

"Pas di belokan yang kerasa bahaya kalau enggak kelihatan jelas," singkat pria berusia 18 tahun ini saat ditemui di pinggir jalan.

Dari data yang diperoleh Polresta Tasikmalaya Kota, kendaraan yang melintas Lingkar Gentong tembus 52.597 kendaraan hingga 18 Maret petang. Puncak arus mudik pun diprediksi pada H-2 lebaran, dengan estimasi kendaraan yang melintas lebih dari 2.000 kendaraan per jam.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MBG Libur Saat Idul Fitri, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun
• 21 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Jelang Lebaran, Harga Emas Antam Melemah Tajam, Buyback Ikut Tertekan
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Ryan Gosling Gabungkan Komedi dan Sains di Film Project Hail Mary
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ambulans Angkut Pemudik Ditilang Polisi di Garut
• 1 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Stok Pertamax Turbo Makassar Aman di Tengah Peningkatan Konsumsi Jelang Idulfitri 1447 H
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.