Arus Mudik Dimanfaatkan Sindikat Narkoba, Komisi III Minta Pengamanan Diperketat

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengingatkan aparat keamanan untuk mewaspadai peredaran narkoba yang memanfaatkan arus mudik Lebaran.

Habiburokhman meminta pihak kepolisian untuk tidak lengah terhadap potensi peredaran narkoba di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat meninjau sekaligus mudik melalui Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (19/3).

“Tolong diwaspadai adanya para pengedar narkoba, sindikat narkoba yang memanfaatkan situasi mudik ini ya,” ujar Habiburokhman.

“Jangan kita lengah, terus, ya, dan ini Polda Banten menjadi contoh ya, tetap waspada,” lanjutnya.

Ia mengapresiasi Polda Banten yang dinilai berhasil menjaga kelancaran arus lalu lintas dan juga mengungkap jaringan narkoba.

“Khusus lagi ya, kepada Pak Hengki (Kapolda Banten Irjen Pol Hengki) ternyata juga bukan hanya memperlancar lalu lintas, juga berhasil ya, menggagalkan ya, dan menangkap sindikat narkoba,” kata Habiburokhman.

“Menggagalkan operasi sindikat narkoba dan menangkap para pelakunya serta barang bukti yang sangat-sangat signifikan,” lanjutnya.

Habiburokhman pun meminta pengamanan terus diperketat hingga Hari Raya Idul Fitri.

“Jadi kalau dikasih rating ya, Ketua Komisi III harus kasih rating terhadap Pak Heru dan Pak Hengki dalam konteks pengamanan baik lalu lintas maupun keamanan, kita kasih rating 9 dari 10,” kata Habiburokhman.

“Ya, masih ada satu Pak biar 10-nya, pokoknya sampai hari H minta tolong terus dijaga ya,” sambungnya.

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengungkapkan pihaknya menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 52 kilogram saat puncak arus mudik di kawasan Pelabuhan Merak, Banten.

Hengki menyebut, penangkapan dilakukan pada Rabu (18/3) dini hari pukul 02.00 WIB.

“Bahkan mungkin dalam selesai lebaran kita akan ekspos keberhasilan Polda Banten. Saya buka sedikit, nanti akan dengan Kabid Humas, tadi malam pun kita berhasil mengungkap 52 kilogram sabu. Inisial belum kami sebutkan, masih dalam pengembangan,” jelas Hengki.

Ia menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya dalam mencegah masuknya narkotika melalui jalur penyeberangan.

“Bahkan sebelumnya ada 15 kilogram sabu, bahkan mendapatkan senjata api ilegal, nanti akan kita ekspos. Yaitu berasal dari Sumatera menuju Jawa, kita bisa cegah di sini,” ungkap Hengki.

“Tadi malam kita tangkap jam 2 pagi, 52 kilogram sabu. Nah itu baru sekilas info yang perlu saya sampaikan, nanti ekspos lengkapnya kita akan sampaikan,” lanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Khofifah Ajak Cucu Kunjungi Pasar Bandeng di Gresik, Kenali Tradisi, Jaga Kekayaan Budaya Jatim
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo dan Megawati Bertemu di Istana Hari Ini, Bahas Apa?
• 46 menit lalukompas.com
thumb
Mudik Lebaran, Menteri LH Pastikan Terminal Siap Kelola Sampah
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kementerian PU Siaga 24 Jam Amankan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
BPKN Ingatkan Masyarakat Tidak Panic Buying BBM Menjelang Lebaran
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.