TABLOIDBINTANG.COM - Inara Rusli menyikapi semua permasalahan hidupnya dengan cara berbeda. Ia tidak ingin menganggap setiap kesulitan sebagai bentuk hukuman, melainkan sebagai bagian dari rencana Tuhan.
Ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, perempuan berusia 31 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki kapasitas untuk menilai apakah suatu peristiwa adalah ujian atau cobaan. Ia lebih memilih untuk menerima segala yang terjadi dengan penuh keikhlasan.
"Aku nggak tahu ya, karena aku cuma manusia. Aku bukan Allah yang bisa memberikan suatu kejadian dalam hidup itu ada 'cap'-nya gitu, apakah itu ujian, apakah itu cobaan, wallahualam," kata Inara Rusli.
Alih-alih larut dalam kesedihan, ibu tiga anak tersebut justru mengaku bersyukur atas berbagai tekanan yang ia alami. Menurutnya, kondisi itu menjadi pengingat agar dirinya tidak terlena oleh kenyamanan dunia yang bisa menjauhkannya dari nilai-nilai spiritual.
Ia menjelaskan bahwa rasa syukur tersebut muncul karena ia percaya Tuhan masih memberikan perhatian dalam bentuk peringatan. "Tapi aku bersyukur. Aku bersyukur aku nggak dibuat terlena sama kenikmatan hidup. Karena yang paling berbahaya itu justru kalau Allah membiarkan kita terlena, itu namanya istidraj. Jadi aku masih bersyukur karena Allah tandanya masih sayang sama aku," tuturnya.
Lebih lanjut, mantan personel girlband Bexxa itu menilai berbagai dinamika hidup yang terjadi merupakan dorongan agar dirinya kembali pada peran utama sebagai seorang ibu. Ia kini berupaya lebih fokus dalam membina dan mendidik anak-anaknya.
"Allah ingin aku benar-benar kembali ke jalan yang lurus. Kembali ke sunnatullah-nya aku sebagai seorang ibu. Kita sebagai perempuan, sebagai seorang ibu, peran kita apa di hadapan Allah harus seperti apa. Balik lagi ke sunnatullah, menjadi seorang ibu, menjadi seorang pendidik, menjadi madrasah bagi anak-anaknya," jelasnya.
Ia pun menekankan pentingnya menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, kesungguhan dalam menjalankan peran akan membuka jalan menuju kebaikan di masa depan.
"Selama kita benar-benar menjalankan peran itu dan kita amanah terhadap peran yang sudah diberikan oleh Allah, insyaallah pasti ada jalan kok. Ke depannya akan ada petunjuk, ada jalan yang lurus, dan insyaallah akan dikelilingi oleh orang-orang yang benar-benar baik dan tulus," pungkasnya.




