Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono angkat bicara soal TNI menjadi pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus. Dave menyebut pengakuan TNI menunjukkan TNI serius menegakkan disiplin.
"Pengakuan institusi atas keterlibatan prajurit dan langkah cepat menahan mereka menunjukkan adanya keseriusan dalam menegakkan disiplin," ujar Dave saat dikonfirmasi, Kamis (19/3/2026).
Advertisement
Dave berharap pengungkapan pelaku diikuti dengan penanganan yang transparan.
"Sinyal positif proses penyidikan akan dijalankan dengan saksama, transparan, dan sesuai aturan hukum yang berlaku. Dengan langkah tersebut, tumbuh keyakinan bahwa penegakan hukum akan berjalan adil," kata dia.
Sebagai mitra pengawas, Dave memastikan Komisi I DPR RI akan mencermati perkembangan kasus ini dengan penuh perhatian.
"Kami menekankan pentingnya agar institusi TNI menjaga integritas dan profesionalisme, serta memastikan setiap prajurit memahami batasan hukum dan etika dalam menjalankan tugas," ucap Dave.
Politikus Golkar itu meminta TNI dan Polri saling berkoordinasi menangani kasus tersebut dan harus transparan.
"Mendorong adanya koordinasi yang erat antara TNI, Polisi Militer, dan lembaga peradilan militer maupun sipil yang relevan, sehingga proses penyelidikan dan persidangan dapat berjalan secara terbuka serta dapat dipantau publik," pungkas Dave.




