Bank Syariah Nasional Gandeng APSI, Perkuat Bisnis Pembiayaan Rumah

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Syariah Nasional mempercepat ekspansi dalam ceruk bisnis pembiayaan rumah sebagai mesin pertumbuhan pada 2026.

Upaya tersebut kini diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Syariah Nasional dan Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI). Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam mendorong integrasi sektor keuangan syariah dengan sektor riil, khususnya di industri properti.

Direktur Utama Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor mengatakan pasar hunian berbasis syariah masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup halal, termasuk dalam kepemilikan rumah.

Namun, ia menilai rendahnya literasi masyarakat terkait pembiayaan syariah masih menjadi tantangan utama. “Banyak yang belum memahami bahwa sistem syariah bukan sekadar bebas riba, tetapi menawarkan transaksi yang lebih transparan dan berkeadilan,” ujarnya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Melalui kerja sama tersebut, Bank Syariah Nasional memperluas perannya tidak hanya pada pembiayaan konsumen, tetapi juga pada sisi hulu industri. Pembiayaan mencakup konstruksi proyek, pembebasan lahan, hingga modal kerja bagi pengembang, selain kredit pemilikan rumah (KPR) syariah baik subsidi maupun non-subsidi.

Dari sisi konsumen, bank menawarkan pembiayaan dengan margin kompetitif serta tenor hingga 30 tahun. Selain itu, berbagai skema akad seperti murabahah, istishna, dan musyarakah mutanaqisah (MMQ) disiapkan untuk memberikan fleksibilitas dalam kepemilikan rumah.

Baca Juga

  • Rumah Tapak dan Penyewaan Mall jadi Penopang Utama Bisnis APLN pada 2025
  • Raksasa Gas Italia Eni Siapkan Rp254,54 Triliun untuk Proyek Gas Laut Dalam di Kaltim
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (19/3/2026) di Gerai Resmi, Buyback Turun -Rp83.000

Ketua Umum APSI M. Abubakar menilai kerja sama ini dapat memperkuat pengembangan properti syariah di tengah backlog perumahan nasional yang masih tinggi. Menurut dia, skema syariah menawarkan alternatif dengan tingkat transparansi yang lebih baik dan minim spekulasi.

“Dengan dukungan perbankan syariah yang kuat, pengembangan properti syariah bisa tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Selain pembiayaan, kedua pihak juga menyiapkan penguatan ekosistem melalui pengembangan platform digital APSI HUB yang akan menghubungkan berbagai pelaku dalam industri properti syariah. Upaya edukasi pasar juga akan dilakukan melalui roadshow, workshop literasi keuangan syariah, serta pameran Properti Syariah Expo


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov Jatim Fasilitasi 2.230 Pemudik untuk Pulang Kampung dari Jakarta
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Korsel Diselamatkan UEA, Dapat Akses Minyak tanpa Antre saat Dunia Terblokir
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Angkutan Lebaran di Juanda Siap, Komisi VII Beri Apresiasi
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Puspom TNI Tahan 4 Prajurit Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivitis Kontras
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
BGN Tantang SPPG Bikin MBG Kualitas Bintang 5, tapi Tetap Rp 10.000
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.