Ketua DPD RI Imbau Semua Pihak Menahan Diri di Tengah Eskalasi Konflik Global

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, mengeluarkan imbauan kepada seluruh pihak di dunia untuk menahan diri di tengah meningkatnya eskalasi konflik global. Menurutnya, situasi yang berkembang saat ini tidak hanya berdampak pada aspek geopolitik, tetapi juga menyentuh sensitivitas umat Islam yang tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan menjelang Idulfitri.

Sultan menyoroti bahwa konflik yang terjadi berpotensi mengganggu stabilitas kawasan, khususnya di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Ia menegaskan bahwa sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong terciptanya perdamaian global.

BACA JUGA: Info dari Kemenag soal 1 Syawal dan 117 Pos Pemantauan Hilal

“Kami mengajak semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog. Menjelang Idulfitri, momentum ini seharusnya menjadi ruang untuk kembali pada nilai-nilai fitrah—kedamaian, persatuan, dan kemanusiaan,” ujar Sultan dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (19/3).

Lebih lanjut, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas konflik yang masih terjadi di berbagai belahan dunia. Pihaknya berharap agar permusuhan dapat segera dihentikan dan semua pihak memilih jalan damai sebagai solusi bersama.

BACA JUGA: Bank Mandiri Berangkatkan 10 Ribu Pemudik Gratis, Sediakan 215 Bus

“Rakyat Indonesia sangat prihatin atas konflik yang terjadi. Kami berharap semua pihak yang bertikai dapat segera menghentikan permusuhan dalam bentuk apa pun, dan memilih jalan damai sebagai solusi bersama,” tegasnya.

Ketua Dewan Pembina Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ini juga mengingatkan bahwa konflik saat ini bersifat asimetrik, tidak hanya di medan perang tetapi juga di medan informasi. Ia meminta masyarakat untuk cerdas dalam menyaring informasi di era digital dan kecerdasan buatan agar tidak terjebak pada berita bohong.

BACA JUGA: ASDP Gandeng Jasaraharja Putera Hadirkan Mudik Gratis di Wilayah Indonesia Timur

“Konflik ini bersifat asimetrik, bukan hanya di medan perang, tapi juga di medan informasi. Karena itu, masyarakat harus cerdas—jangan sampai terjebak pada informasi bias dan hoaks yang justru memperkeruh keadaan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa menjaga kejernihan berpikir menjadi krusial agar ruang publik tidak dipenuhi oleh narasi yang tidak terverifikasi dan berpotensi memecah persatuan. Sultan turut mengapresiasi langkah sejumlah negara yang memilih menahan diri dan tidak memperluas konflik sebagai bentuk kedewasaan dalam menjaga stabilitas global.

“Langkah menahan diri adalah bentuk kedewasaan dalam menjaga stabilitas global. Ini perlu terus didorong sebagai jalan menuju perdamaian,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Sultan mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan umat Muslim di dunia untuk tetap fokus menjalankan ibadah serta menyambut Idulfitri 1447 Hijriah dengan penuh ketenangan dan semangat persaudaraan.

“Mari kita jadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat persatuan, bukan memperlebar perbedaan,” pungkasnya. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Inara Rusli Minta Maaf Ke Anak: Aku Bukan Seorang Ibu Sempurna


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo–Megawati Bertemu di Istana, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik Global
• 17 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Jalur Pelabuhan Tanjung Priok Lengang Jelang Lebaran
• 1 jam laludetik.com
thumb
Mendagri: Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Atasi Backlog Perumahan
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
BRI Sediakan Perlindungan Asuransi Premi Terjangkau untuk Mudik Lebaran Lebih Tenang
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Dukung Mudik Lebaran, Progress Penanganan Lembah Anai Sumbar Capai 42,87%
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.