Insiden Pemudik Meninggal Dalam Bus, Kemenhub Buka Suara

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Kepadatan arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah ruas jalan, termasuk Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah. Berdasarkan pantauan, antrean kendaraan terjadi di KM 19A, Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (19/3/2026).(CNBC Indonesia/Tias Budiarto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Insiden tragis kembali mewarnai momentum mudik Lebaran kali ini. Salah satu pemudik meninggal dunia dalam perjalanan dari Bali menuju Jawa Tengah.

Mengutip detikBali, Kamis (19/3/2026), pemudik dengan inisial RP (39) meninggal dunia di dalam bus saat terjebak antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, pada Rabu (18/3) pagi.


Dirten Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalkan pemudik RP yang merupakan ibu rumah tangga.

Dalam pernyataan yang diterima CNBC Indonesia, RP dikatakan meninggal pada Rabu (18/3) pagi, saat kendaraan sedang menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Pilihan Redaksi
  • Jelang Nyepi, Kemacetan Pelabuhan Gilimanuk Mulai Terurai
  • Kemenhub Awasi Ketat Layanan Penerbangan di Bali, Antisipasi Lonjakan

"⁠Sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian negara, Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan stakeholder diantaranya Polri, PT ASDP Indonesia Ferry dan PT Pelindo memastikan pemulangan jenazah dilakukan dengan layak sampai di rumah duka yang berlokasi di Kebumen," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Heri Junaedi Bakhri, dalam pernyataan resminya, Kamis (19/3/2026).

Pada pukul 14.00 WITA, jenazah dikatakan telah dipulangkan melalui KMP. Dharma Kencana 9 dengan rute Gilimanuk-Ketapang. Selain itu, Kepala Distrik Navigasi Cilacap telah ditugaskan untuk menyambut kedatangan jenazah di rumah duka di Kebumen sebagai representasi kehadiran Kementerian Perhubungan bagi keluarga Almarhumah Ibu RP.

Ditjen Perhubungan Laut mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik di Selat Bali.

"Kepada seluruh pemudik, kami turut mengimbau untuk senantiasa memperhatikan kondisi kesehatan sebelum dan selama perjalanan, beristirahat yang cukup, serta segera melapor kepada petugas di lapangan apabila merasa kondisi badan tidak sehat. Keselamatan jiwa adalah prioritas yang utama," jata Heri.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret, Arus Balik 25 Maret

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Lebaran, Harga Emas Antam Melemah Tajam, Buyback Ikut Tertekan
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Wartawan Peduli: KWP Bagikan Sembako ke Masyarakat dan Rekan Wartawan
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Dorong Pembelajaran Daring Mulai April 2026 demi Efisiensi Energi
• 21 jam lalueranasional.com
thumb
Tips Makeup Awet saat Hari Raya Idulfitri
• 50 menit lalubeautynesia.id
thumb
Momen Prabowo Gandeng Megawati di Istana Merdeka
• 1 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.