JAKARTA, KOMPAS.com – Suasana lengang mulai terasa di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Kondisi ini terlihat dari minimnya aktivitas kendaraan dan pengunjung di sejumlah titik, termasuk Blok M Hub, pada Kamis (19/3/2026) pagi.
Pantauan di lapangan, lalu lintas di Jalan Panglima Polim terbilang lancar tanpa kepadatan berarti. Akses utama di Jalan Sultan Hasanuddin Dalam yang mengarah ke Taman Literasi, Blok M Square, dan Blok M Hub juga tampak relatif sepi.
Area parkir terlihat kosong, sejumlah toko di tepi jalan tutup, dan aktivitas pejalan kaki tidak seramai hari biasa. Bahkan, suara kendaraan bermotor masih terdengar jelas dari jarak sekitar 20–30 meter, menandakan kondisi lingkungan yang lebih tenang dari biasanya.
Baca juga: Taman Bendera Pusaka Blok M Resmi Dibuka, Ada Lapangan Padel Premium Gratis
Memasuki kawasan Blok M Hub, suasana terlihat sedikit lebih ramai, terutama di area pusat kuliner. Sejumlah pengunjung, yang sebagian datang bersama keluarga, tampak memilih tempat makan.
Namun, tingkat keramaian masih jauh di bawah hari normal. Banyak kursi di restoran yang belum terisi dan tidak terlihat antrean panjang seperti biasanya. Sekitar 8 hingga 12 tempat makan di kawasan tersebut juga tampak tutup.
Salah satu pengunjung, Alya (29), mengaku sengaja datang ke Blok M karena tidak menjalankan ibadah puasa dan ingin menghabiskan waktu bersama temannya.
"Mau makan siang sama ngopi buat nongkrong. Kami sengaja ketemu sebelum aku lebaran," ucap Alya saat ditemui di lokasi, Kamis.
Alya mengaku cukup terkejut melihat kondisi Blok M yang jauh lebih sepi dibandingkan hari-hari biasa, termasuk di restoran yang biasanya ramai pengunjung.
"Itu ada restoran ayam selalu ngantri meski datang sebelum zuhur. Tapi, sekarang malah berasa VIP. Di Blok M Plaza juga sepinya kayak begini," tutur Alya.
Pengunjung lain, Aditia (26), juga memanfaatkan suasana lengang untuk berkumpul bersama keluarga. Ia datang bersama orangtua dan kakaknya untuk makan siang di kawasan tersebut.
Meski tidak merayakan Lebaran, Aditia yang berasal dari keluarga etnis Tionghoa mengaku tetap menikmati momen libur untuk berkumpul.
Baca juga: Pramono Resmikan Taman Bendera Pusaka di Blok M, Dihadiri Megawati
"Walaupun enggak lebaran, keluarga saya ikut kena liburnya jadi suka dipakai buat kumpul bareng. Tadi kebetulan kakak penasaran mau makan bakmi di sini," terang Aditia.
Fenomena lengangnya kawasan Blok M menjelang Lebaran ini menunjukkan adanya pergeseran aktivitas warga, di mana sebagian besar masyarakat mulai meninggalkan ibu kota untuk mudik atau mengurangi aktivitas di pusat keramaian.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




