Bisnis.com, JAKARTA — Suasana di kompleks Istana Merdeka, Kamis (19/3/2026), terlihat sepi seperti hari-hari biasa. Namun, di balik gerbang utama yang tertutup rapat, berlangsung sebuah pertemuan yang menyita perhatian publik: Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Berdasarkan sumber Bisnis, pertemuan Prabowo dan Megawati digelar secara tertutup, tanpa keterangan resmi mengenai agenda pembahasan. Tidak ada pernyataan pers; tidak ada foto bersama yang segera dirilis.
Dua tokoh besar dalam sejarah politik Indonesia itu duduk dalam satu ruang, berbincang di tengah dinamika nasional dan global yang terus bergerak.
Menurut pantauan Bisnis, terlihat konvoi kendaraan yang diduga membawa Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu memasuki halaman Istana Merdeka sejak pukul 11.00 WIB
Sekitar pukul 12.50 WIB, kendaraan yang membawa Megawati terlihat meninggalkan kompleks Istana melalui pintu utama. Momen singkat itu menjadi satu-satunya penanda fisik dari pertemuan yang berlangsung di balik layar kekuasaan.
Meskipun isi pembicaraan belum terungkap, pertemuan ini tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, pada 3 Maret 2026, Prabowo juga mengundang sejumlah tokoh penting lintas pemerintahan, yakni Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin
Baca Juga
- Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras: Koalisi Sipil Desak Prabowo Bentuk TGPF
- Tunggu Instruksi Prabowo, Purbaya Sebut Perppu Defisit APBN Belum Diperlukan
- Prabowo Heran Program 3 Juta Rumah Lambat, Hashim: Ada Masalah Birokrasi
Dalam pertemuan sebelumnya itu, isu-isu strategis seperti geopolitik global hingga kondisi dalam negeri menjadi bahan diskusi. Pola pertemuan yang melibatkan tokoh lintas era ini dinilai sebagai upaya membangun konsolidasi nasional di tengah tantangan yang kian kompleks.




