Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat adanya pergerakan lalu lintas (lalin) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026. Di mana, lonjakan volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ), pada H-3 sebelum lebaran atau Rabu, 18 Maret 2026.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni, menyampaikan jika arus kendaraan pada periode tersebut didominasi oleh pengguna jalan yang meninggalkan Jakarta.
“Berdasarkan catatan perusahaan, jumlah kendaraan yang bergerak ke arah luar ibu kota mencapai 64.985 unit. Angka ini jauh melampaui kondisi normal yang berada di kisaran 21.787 kendaraan, atau mengalami kenaikan sebesar 198,27 persen,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Kamis, 19 Maret 2026.
Sementara itu, arus kendaraan menuju Jakarta tercatat sebanyak 28.788 unit. Meski mengalami peningkatan sebesar 30,32 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 22.090 kendaraan, jumlah ini masih lebih rendah dibandingkan arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta.
Jika ditotal, lanjutnya sebanyak 93.773 kendaraan melintasi Ruas Jalan Layang MBZ dari kedua arah pada periode tersebut. Ketimpangan arus terlihat jelas, dengan volume kendaraan keluar Jakarta yang lebih dominan dibandingkan arus masuk.
“Sebagai dampak volume kendaraan yang masih tinggi di Ruas Jalan Layang MBZ, dilakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup akses masuk secara situasional menuju arah Cikampek atas diskresi Kepolisian. Langkah ini juga dilakukan untuk mengurai kepadatan yang terjadi, termasuk di akses keluar KM 48 akibat pertemuan arus lalu lintas dari Ruas Jakarta–Cikampek,” kata Desti.
Menghadapi lonjakan arus tersebut, PT JJC mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Oleh karenanya, pengemudi diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan baik serta kendaraan siap digunakan. Selain itu, kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM) juga perlu diperhatikan.
Pengguna jalan juga diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca, terutama hujan yang berpotensi memengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan. Dengan persiapan yang matang, perjalanan diharapkan tetap aman dan lancar hingga tujuan.
Editor: Redaksi TVRINews





