jpnn.com - Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang semakin pada H-2 Lebaran atau Kamis (19/3) siang.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) pun melakukan penambahan lajur contraflow (lawan arus) di ruas jalan Tol Jakarta arah Cikampek tersebut.
BACA JUGA: Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, Fatalitas Kecelakaan Turun 40 Persen
VP Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo mengatakan pihaknya mendukung diskresi kepolisian dengan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas berupa pelebaran lajur contraflow dari sebelumnya dua lajur menjadi tiga lajur.
Pelebaran lajur contraflow yang awalnya dua lajur menjadi tiga lajur itu diterapkan mulai dari KM 48 sampai KM 66 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, pada Kamis siang pukul 12.21 WIB.
BACA JUGA: Arus Mudik Lebaran 2026, Penjualan Tiket Lebaran KAI Capai 3,48 Juta
Menurutnya, rekayasa lalu lintas ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kepadatan kendaraan serta mendukung kelancaran arus mudik menuju wilayah timur Trans Jawa.
Dia mengatakan penyesuaian jumlah lajur contraflow tersebut dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan.
BACA JUGA: Arus Mudik Lebaran, 18 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Kayuagung-Palembang
"Pelebaran contraflow menjadi tiga lajur ini merupakan bagian dari langkah antisipatif yang dilakukan bersama pihak kepolisian untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas menuju arah timur Trans Jawa, khususnya pada hari ini di mana terlihat peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran," katanya dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Kamis.
JTT bersama Kepolisian dan pihak terkait terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif serta menyiagakan petugas di lapangan guna memastikan rekayasa lalu lintas dapat berjalan dengan aman dan lancar.
JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, menjaga jarak aman antar-kendaraan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan dan rambu lalu lintas yang terpasang.
Pengguna jalan juga diharapkan dapat memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik serta mempersiapkan kondisi kendaraan dan pengemudi sebelum melakukan perjalanan agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga tujuan. (Antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian




