12 Negara Islam Desak Iran Hentikan Serangan

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Dua belas negara Arab-Muslim mendesak Iran agar menghentikan serangan ke negara-negara Teluk untuk meredakan situasi di kawasan yang kian memanas.

Seruan itu muncul setelah pertemuan para menteri luar negeri di Riyadh, Kamis (19/3). Mereka mengungkapkan pernyataan bersama yang dibagikan lewat platform X.

Dalam pernyataan tersebut, para menteri luar negeri dari Qatar, Azerbaijan, Bahrain, Mesir, Yordania, Kuwait, Lebanon, Pakistan, Arab Saudi, Suriah, Turki, dan Uni Emirat Arab meminta Iran “segera menghentikan serangan-serangannya”.

Mereka juga mendesak Iran untuk tidak mengambil langkah yang bisa mengganggu jalur pelayaran internasional.

Secara khusus, 12 negara itu memperingatkan agar Iran tidak menutup atau menghambat navigasi maupun mengancam keamanan maritim di Selat Hormuz.

“Menahan diri dari langkah atau ancaman apa pun yang bertujuan menutup atau menghambat navigasi internasional di Selat Hormuz atau mengancam keamanan maritim di Bab al-Mandeb,” demikian isi pernyataan tersebut.

Selain itu, para menteri juga mengecam serangan Israel ke Lebanon. Mereka menegaskan dukungan penuh terhadap keamanan, stabilitas, dan keutuhan wilayah Lebanon.

“Mendukung keamanan, stabilitas, dan integritas teritorial Lebanon,” bunyi pernyataan tersebut.

Dalam pernyataan yang sama, mereka menegaskan akan melanjutkan konsultasi dan koordinasi secara intensif. Langkah ini dilakukan untuk memantau perkembangan serta mengevaluasi situasi yang terus berubah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KontraS soal Penyiraman Air Keras: Desak Usut Aktor Intelektual dan Bentuk TGPF
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Jasamarga Terapkan Buka-Tutup Contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Leg Kedua 16 Besar Liga Champions: Barcelona Pesta Gol ke Gawang Newcastle
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trans Hotel Jakarta Resmi Beroperasi, Promo Menginap Rp900 Ribu/Malam!
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tidak Puas dengan Perang Iran, Kepala Kontraterorisme AS Mengundurkan Diri, Gedung Putih Membantah Keras
• 11 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.