Turis Jepang Bisa Gunakan QRIS, Warga Korsel Masih Menunggu

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) mengonfirmasi bahwa warga negara Jepang yang berkunjung ke Indonesia segera dapat bertransaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sementara interkoneksi perluasan dengan Korea Selatan ditargetkan meluncur pada bulan depan atau April 2026.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan bahwa lisensi untuk transaksi dua arah (inbound dan outbound) antara Indonesia dan Jepang telah memasuki babak baru. Pihaknya bersama Netstars, perusahaan switching asal Jepang, telah berhasil mengantongi perizinan yang dibutuhkan guna memfasilitasi transaksi secara timbal balik.

"QRIS cross border Jepang itu kita sudah dapatkan license ya. Netstars, switching di Jepang, sudah dapatkan license untuk sisi yang lain," ungkap Fili dalam konferensi pers hasil RDG Maret, dikutip Kamis (19/3/2026).

Fili memaparkan bahwa pada tahap awal, fasilitas QRIS RI-Jepang baru mengakomodasi transaksi Indonesia Outbound. Artinya, baru warga negara Indonesia (WNI) yang melancong ke Jepang yang bisa memanfaatkan layanan QRIS untuk memindai kode QR di merchant lokal Negeri Sakura tersebut.

Kini, dengan terbitnya perizinan teranyar, BI tengah merampungkan persiapan agar layanan tersebut dapat beroperasi secara penuh dari dua sisi.

"Saat ini sedang persiapan, perizinan sudah dikeluarkan, jadi nanti akan ada Jepang Outbound. Artinya, orang Jepang yang datang ke Indonesia sebagai turis atau untuk kunjungan lain-lainnya bisa bertransaksi menggunakan QR mereka di merchant-merchant Indonesia. Jadi, cross border QRIS dengan Jepang ini sudah lengkap dari dua sisi," tutupnya.

Baca Juga

  • BI Ajak Masyarakat Sumbar Jalani Tradisi Manambang Pakai QRIS
  • Bikin QRIS tanpa Buka Rekening Baru untuk UMKM
  • Bulog Sumbar Buka Program Beli Beras Premium 5 Kg Rp77.000 Gunakan QRIS

Ekspansi ke Korsel

BI juga bersiap merealisasikan peluncuran fasilitas serupa dengan Korea Selatan (Korsel). Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa peluncuran QRIS antarnegara dengan Negeri Ginseng tersebut dijadwalkan pada awal kuartal II/2026.

Perry menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata dari arah bauran kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran yang pro-pertumbuhan (pro-growth).

"[BI akan] melakukan peluncuran QRIS Antarnegara Indonesia–Korea Selatan pada April 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas konektivitas pembayaran digital lintas negara dan mendorong percepatan akseptasi digital," ungkap Perry pada kesempatan yang sama.

Adapun, tercatat QRIS sudah bisa digunakan di Singapura, Thailand, Malaysia, dan Jepang. BI menargetkan perluasan jangkauan QRIS cross border di delapan negara pada tahun ini.

Selain Korsel, BI ingin mencapai kerja sama dengan China, India, dan Arab Saudi agar QRIS bisa digunakan di negara-negara tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jakarta Lagi Libur dari Macet
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Bansos Belum Cair, Kemensos Gerak Cepat Bantu Lansia di Manggarai Timur
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Presiden Prabowo Bertemu Megawati di Istana Negara
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komisi III DPR Minta LPSK Fasilitasi Perawatan Kesehatan Andrie Yunus Harus VIP
• 18 jam laludisway.id
thumb
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Adili Pelaku dan Aktor Intelektualnya di Peradilan Umum
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.