Jenazah pemilik Grup Djarum Michael Bambang Hartono bakal diberangkatkan dari Singapura pada Jumat (20/3).
Sesampainya di Jakarta, berdasarkan info dari perusahaan, jenazah akan disemayamkan di Grand Heaven (ruang 103-105 dan 107-108 dari 20 Maret hingga 22 Maret 2026.
Selanjutnya, jenazah akan disemayamkan kembali pada 22 Maret-25 Maret 2026 di GOR Jati Kudus.
Adapun rangkaian misa dan upacara sebagai berikut:Misa Tutup Peti: 20 Maret 2026, pukul 19.00 WIB (Grand Heaven, Jakarta)
Misa Malam: 24 Maret 2026, pukul 18.00 WIB (GOR Jati, Kudus)
Misa Pelepasan: 25 Maret 2026, pukul 08.00 WIB
Pemberangkatan dari GOR: 25 Maret 2026, pukul 09.00 WIB
Upacara Pemakaman: pukul 10.40 WIB (Godo, Rembang)
Prosesi Pemakaman: pukul 11.00 WIB
Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis siang (19/3) pukul 13.15 waktu Singapura. Kabar tersebut dibenarkan oleh Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum Budi Darmawan.
"Iya, Pak Michael Bambang Hartono wafat pada pukul 13.15 waktu singapura," jawab Budi kepada kumparan, Kamis (19/3).
Michael Bambang Hartono merupakan salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik Djarum bersama saudaranya, Robert Budi Hartono. Lahir di Kudus pada 2 Oktober 1939, Michael Bambang Hartono adalah putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum.
Selain sebagai pengusaha, Michael Bambang Hartono juga dikenal aktif dalam kegiatan filantropi melalui Djarum Foundation, yang fokus pada bidang pendidikan, olahraga, lingkungan, dan budaya.





