Kanselir Jerman Friedrich Merz mengungkap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi sinyal soal berakhirnya pertempuran di Iran.
Merz menyebu tindakan Trump sebagai tanda positif di tengah konflik yang memanas, demikian sebagaimana dilansir AlJazeera, Kamis (19/3).
Pernyataan itu disampaikan Merz jelang KTT Uni Eropa di Brussels. Ia mengapresiasi langkah Trump yang dinilai membuka peluang meredakan ketegangan.
“Saya secara khusus berterima kasih bahwa Presiden AS semalam telah mengirimkan sinyal bahwa ia siap untuk mengakhiri pertempuran,” ujarnya.
Merz menambahkan, negara-negara Eropa siap mengambil peran setelah konflik mereda. Ia menegaskan komitmen Eropa untuk membantu menstabilkan kawasan Timur Tengah.
“Eropa siap membantu menstabilkan Timur Tengah setelah pertempuran berakhir,” ujarnya.
Komentar Merz muncul setelah Trump menulis di Truth Social bahwa Israel telah melancarkan serangan keras ke ladang gas South Pars di Iran tanpa sepengetahuan Washington.
Trump juga menegaskan tidak akan ada serangan lanjutan terhadap fasilitas tersebut. Pernyataan ini dinilai sebagai bagian dari upaya meredakan eskalasi konflik.





