Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat (PD) DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan bahwa Ramadan mengajarkan bahwa kekuatan bangsa ini adalah silaturahmi dan kebersamaan.
Selama bulan Ramadan, Wakil Rakyat dari Dapil Jawa Timur VII tersebut telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka Safari Ramadan. Kegiatan tersebut meliputi peninjauan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), peninjauan program irigasi, workshop dan pelatihan terkait ekonomi kreatif, memastikan dapur SPPG berjalan optimal di tiap daerah, bersilaturahmi dengan para kyai dan ulama, hingga penyelenggaraan program mudik gratis bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Ibas menekankan makna Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
"Ramadan adalah bulan yang penuh hikmat, penuh ampunan, dan penuh berkah. Di bulan ini kita belajar untuk terus sabar, ikhlas, dan peduli. Ramadan mengajarkan kita bahwa kekuatan bangsa ini adalah silaturahmi, kebersamaan," tutur Ibas dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).
Hal ini disampaikan saat ia melakukan silaturahmi bersama masyarakat Dapil VII Jawa Timur dalam kegiatan 'Ramadan Demokrat Peduli dan Berbagi' yang digelar secara virtual melalui Zoom, Rabu (18/3).
Ia menambahkan, bahwa kekuatan bangsa juga terletak pada semangat gotong royong dan saling membantu sesama. Menurutnya, kegiatan sosial dan silaturahmi seperti ini menjadi wujud nyata kehadiran Partai Demokrat di tengah masyarakat.
Mengangkat tema safari Ramadan sebelumnya, 'Ramadan Religi Menguatkan Negeri', Ibas menegaskan komitmen Partai Demokrat untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
"Ini adalah bukti bahwa Demokrat hadir, peduli, berbagi. Demokrat tidak diam, turun langsung, menyapa secara langsung untuk meringankan beban masyarakat. Ini merupakan wujud nyata cinta terhadap tanah air, bukan ucapan tapi karya nyata," tegasnya.
Ibas juga mengingatkan seluruh kader Partai Demokrat untuk tetap solid dan dekat dengan masyarakat.
"Seluruh kader, baik DPC, PAC maupun ranting, merupakan ujung tombak dan wajah Partai Demokrat di tengah masyarakat. Harus tetap kompak dan dekat dengan masyarakat. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing," pesannya.
Selain itu, ia menekankan bahwa Partai Demokrat harus selalu hadir, tidak hanya dalam situasi mudah, tetapi juga saat masyarakat menghadapi kesulitan.
"PD harus selalu hadir di tengah rakyat, mendengar, melihat, dan memberikan solusi nyata," lanjutnya.
Dalam konteks pengabdian politik, Ibas mengingatkan pesan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa Partai Demokrat harus menjadi partai yang bersih, cerdas, dan peduli.
"Politik adalah tentang pengabdian, tentang membuka jalan untuk membantu rakyat. Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain, urip iku urup, jadikan manfaat kita menjadi cahaya bagi orang lain," ujarnya.
Menutup sambutannya, Ibas mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk terus bersatu dan bergerak bersama.
"Demokrat selalu bersama rakyat dalam kondisi apapun. Mari kita bersatu, bergerak bersama masyarakat, jangan meninggalkan rakyat. Rakyat adalah kekuatan PD. Jika tulus, rakyat akan percaya; jika konsisten, rakyat akan setia. Bukan hanya terlihat, tapi harus berdampak," pungkasnya.
Selanjutnya, dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan yang juga Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ibas yang dinilai tidak pernah surut terhadap masyarakat di daerah pemilihannya.
"Terima kasih atas kepedulian Mas Ibas yang tidak pernah surut. Di penghujung bulan Ramadan ini Mas Ibas terus memberikan contoh kepada kita semua untuk terus peduli kepada masyarakat. Kami ingin menyampaikan salam kangen untuk Mas Ibas, semoga tidak lama lagi bisa bertemu langsung dengan kami di dapil," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Acara turut diisi dengan tausiah oleh Ustaz H. Meky Hasan dari Pondok Pesantren Nurul Hikam, Ponorogo. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya silaturahmi dalam membangun kebersamaan, komunikasi, serta ukhuwah Islamiyah.
"Insya Allah dengan silaturahmi kita dipanjangkan umur, ditambahkan rezeki. Kebersamaan dan kekompakan akan membangun rasa cinta kepada sesama," tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan bekal kehidupan melalui silaturahmi, ilmu, dan amal kebaikan agar mencapai husnul khatimah.
Adapun kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa Indonesia serta keberkahan bagi Ibas dan Partai Demokrat. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar Ibas menjadi pemimpin yang amanah dan menjadi teladan bagi masyarakat, serta Partai Demokrat senantiasa diberkahi dalam menjalankan amanahnya demi kemajuan bangsa.
Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh ratusan masyarakat dari berbagai desa di Kabupaten Magetan, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo, serta jajaran kader Partai Demokrat mulai dari Ketua DPC, PAC, hingga ranting.
(akn/ega)





