JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus merupakan tindakan kriminal serius yang tergolong sebagai terorisme
Untuk itu, ia meminta agar kasus ini diusut hingga ke dalang di balik peristiwa itu.
"Ini adalah terorisme. Ini tindakan biadab. Harus kita kejar. Harus kita usut. Harus kita usut!” tegas Prabowo, Kamis, 19 Maret 2026.
BACA JUGA:Contoh Teks Khutbah Idul Fitri Muhammadiyah 20 Maret 2026 Singkat dan Sederhana, Bisa Jadi Referensi Khatib!
BACA JUGA:29 Tempat Sholat Idul Fitri Muhammadiyah 2026 di Depok Lengkap Alamat
Presiden menekankan, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, melainkan harus mampu mengungkap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut, “(termasuk) siapa yang menyuruh, siapa yang membayar,” pungkasnya.
Prabowo juga menegaskan, negara tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap warga negara, termasuk terhadap aktivis yang menyuarakan kritik.
Ia memastikan, jika ada keterlibatan aparat dalam kasus kekerasan itu, maka proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu.
“Ya jelas dong (kalau itu dari aparat). Tidak akan! (ada impunitas). Saya menjamin!” ujar dia.
“Saya ingin menegakkan hukum. Saya ingin Indonesia yang beradab. Tidak boleh ada tindakan seperti ini,” ujarnya.
BACA JUGA:Ahli Falak Prediksi 1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026
BACA JUGA:Andrie Yunus Resmi Berstatus 'Pembela HAM', Wamen Mugiyanto: Stop Kriminalisasi dan Intimidasi
Ia menegaskan akan terus membela rakyat. Mantan Menteri Pertahanan ini meminta agar diusut dengan benar hingga ke aktornya.
“Saya dipilih oleh rakyat, untuk membela rakyat. Tapi kita waspada, saya minta diusut benar. Sampai ke aktornya,” tegas Prabowo.





