Dharma Jaya Gandeng Penyewa RPH Pulogadung Tekan Harga Ayam Hidup

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

KOLABORASI Satgas Saber Pelanggaran Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perumda Dharma Jaya bergerak cepat melakukan normalisasi harga ayam di tingkat hulu. Langkah itu sebagai tindak lanjut atas temuan lapangan mendapati adanya pedagang eceran menjual ayam seharga Rp45.000 per kg, dengan pengakuan mendapatkan pasokan ayam hidup (livebird) seharga Rp32.000 per kg dari penyewa di area RPH Pulogadung.

Terkait hal tersebut, pihak manajemen Perumda Dharma Jaya langsung menerbitkan surat resmi mengenai ketentuan harga jual yang mengaju pada surat satgas saber pelanggaran pangan nomor 13/SATGAS.SABER/03/2026 serta melakukan sosialisasi dan pengawasan di lapangan kepada para penyewa penampungan ayam di RPH Pulogadung.

Melalui langkah persuasif, Perusahaan berhasil mendorong penurunan harga jual ayam hidup agar selaras dengan ketetapan regulasi. Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyatakan bahwa proses sosialisasi dan dialog intensif yang dilakukan bersama para mitra penyewa telah membuahkan hasil positif bagi stabilitas harga ayam di Jakarta.

Baca juga : Stok Ayam Pedagang di Bangka Pastikan Aman selama Ramadan

"Kami mengedepankan kolaborasi dan komunikasi dua arah. Setelah dilakukan sosialisasi dan dialog yang mendalam, terjadi penyesuaian harga yang signifikan. Harga ayam di tingkat pedagang eceran yang sebelumnya sempat menyentuh angka Rp45.000 per kg, kini berhasil ditekan ke kisaran Rp38.500 hingga Rp40.500 per ekor," ungkap Raditya.

Penurunan harga ini merupakan komitmen nyata Dharma Jaya dalam mematuhi Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 529 Tahun 2024. Target utama dari

normalisasi ini adalah memberikan ruang bagi pedagang eceran agar dapat menjual daging ayam ras kepada masyarakat maksimal sesuai dengan edaran acuan harga.

Baca juga : Memasuki H+4 Ramadan, Harga Daging Sapi, Ayam, dan Telur Mulai Turun Bertahap

Raditya menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan fungsi kontrol Perumda Dharma Jaya berjalan efektif terhadap para mitra penyewa lahan di RPH Pulogadung.

"Kami tidak mentoleransi adanya harga yang melampaui acuan pemerintah di wilayah operasional kami. Sinergi antara BUMD dan para penyewa ini diharapkan menjadi jaminan bagi warga Jakarta bahwa stok protein hewani tersedia dengan harga yang wajar dan terkendali," tutupnya.

Dengan hasil ini, Perumda Dharma Jaya akan terus memperketat pengawasan harian di seluruh RPH guna memastikan kepatuhan harga tetap terjaga hingga masa Idulfitri mendatang. (E-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Mudik Lebaran, Polri Klaim Lalu Lintas Tetap Terkendali
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi: H-1 Lebaran, Tak Ada Lagi Antrean di Pelabuhan Gilimanuk
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Puspom TNI Gerak Cepat Usut Kasus Andrie Yunus, Pakar: Bukti Nyata Profesionalisme
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Layani Pemudik EV
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wartawan Peduli: KWP Bagikan Sembako ke Masyarakat dan Rekan Wartawan
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.