Pembagian Royalti Mandek, Rhoma Irama Sumbang Rp100 Juta untuk Seniman Dangdut

tabloidbintang.com
3 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Pembagian royalti musik dangdut periode 2025 yang seharusnya sudah cair dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), hingga kini tak kunjung diterima para pelaku seni. 

Seharusnya, royalti periode Januari–Juni 2025 sudah diterima pada Agustus 2025, sementara periode Juli–Desember 2025 paling lambat cair Januari 2026. Namun hingga kini, para pemilik hak mengaku belum menerima sepeser pun.

Kondisi ini memicu keresahan di kalangan anggota Lembaga Manajemen Kolektif Anugrah Royalti Dangdut Indonesia (ARDI). Biasanya, menjelang Lebaran, distribusi royalti sudah rampung. Namun tahun ini, para anggota justru harus gigit jari.

Kondisi ini diungkap dalam rilis virtual yang dihadiri oleh Rhoma Irama, Ikke Nurjanah, Elvy Sukaesih, serta anggota dari LMK ARDI dan RAI. Mereka kompak menyuarakan kekecewaan terhadap kebijakan baru LMKN yang dinilai merugikan banyak pihak, khususnya musisi dangdut.

Permasalahan ini disebut tak lepas dari perubahan kebijakan sejak pergantian komisioner LMKN. Sejak Agustus 2025, sejumlah aturan baru diberlakukan, mulai dari penghentian peran LMK dalam penarikan royalti, perubahan sistem pembagian dari kesepakatan bersama menjadi berbasis data pakai (proxy), hingga penghapusan skema UPA (unplugged performers allocation).

Dampaknya sangat terasa. Jika sebelumnya ARDI bisa menerima royalti hingga Rp1–1,5 miliar per tahun dari sektor analog, kini angka tersebut anjlok drastis menjadi sekitar Rp25 juta saja.

Ketua ARDI, Ikke Nurjanah menilai sistem baru ini belum mencerminkan penggunaan musik dangdut secara menyeluruh. Ia menyoroti minimnya data penggunaan yang dijadikan acuan.

Pembagian Royalti Mandek, Rhoma Irama Sumbang Rp100 Juta untuk Seniman Dangdut

“Ini seperti meminggirkan dangdut. Padahal kita tahu, banyak program TV, media sosial, hingga panggung hiburan yang menampilkan dangdut. Kami butuh transparansi data yang valid,” tegas Ikke Nurjanah.

ARDI pun mengaku telah berupaya mencari solusi dengan mengirimkan surat hingga permohonan audiensi sejak September 2025. Namun hingga kini, belum ada tanggapan yang memuaskan dari pihak terkait.

Di tengah situasi sulit ini, Rhoma Irama menunjukkan kepeduliannya. Sang Raja Dangdut menyumbangkan dana sebesar Rp100 juta untuk membantu anggota RAI dan ARDI menghadapi kebutuhan jelang Lebaran.

Rhoma mengaku prihatin dengan nasib para seniman dangdut, khususnya pencipta lagu dan pelaku pertunjukan yang sangat menggantungkan penghasilan dari royalti, terutama di bulan Ramadan.

Ia berharap ke depan sistem tata kelola royalti di Indonesia bisa lebih adil, transparan, dan benar-benar berpihak pada kesejahteraan para pelaku seni.

“Royalti bukan sekadar soal penarikan dan pembagian, tapi bagaimana bisa mensejahterakan para seniman di seluruh daerah,” pungkas Rhoma Irama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Denpasar Hari Ini, Kamis 29 Ramadan 1447 H
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Menko AHY Pantau Transportasi Nasional, Pastikan Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Prabowo–Megawati Bertemu di Istana, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik Global
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Di Balik IPK dan Prestasi: Krisis Mental Mahasiswa
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Jangan Remehkan Networking Meski Sudah Berkeluarga, Ini Alasannya!
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.