Prabowo Sebut 1.000 Lebih SPPG Di-suspend karena Bermasalah, Ajak Publik Ikut Awasi Kualitas MBG

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan, ada lebih dari 1.000 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) diberhentikan sementara atau di-suspend. Ini menjadi bagian dari upaya pembenahan kualitas layanan.

Langkah tegas ini diambil pemerintah untuk memastikan standar pelayanan gizi, kebersihan, dan keamanan pangan benar-benar terpenuhi. Sehingga program dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Advertisement

BACA JUGA: Prabowo Kritik Belanja Daerah Tak Produktif, Singgung Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar

Prabowo menegaskan, kebijakan menghentikan sementara ini bukan berarti menghentikan program, melainkan bagian dari proses evaluasi dan perbaikan menyeluruh. Ia menyebut keputusan itu diambil setelah melakukan pengecekan langsung menyusul berbagai masukan dan kritik terhadap pelaksanaan MBG di lapangan.

“Saya langsung cek. Panggil kepala BGN, dan saya terus cross-check,” ujar Prabowo dalam sesi tanya jawab bersama para jurnalis dan pakar di kediamannya di Hambalang, Bogor, yang tayang Kamis (19/3).

Prabowo memastikan, pemerintah tidak menutup mata terhadap kritik. Menurut Prabowo, kritik justru dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas program yang menyangkut masa depan generasi bangsa.

“Saya kirim orang-orang saya yang ngecek. Saya kira, kalau nggak salah ya, dari sekian puluh ribu dapur, sudah kita tutup lebih dari seribu,” lanjutnya.

Kepala Negara menegaskan, penindakan dilakukan secara tegas terhadap dapur yang tidak memenuhi standar, dengan pengawasan langsung di lapangan.

“Lebih dari seribu. Ini saya punya wakil kepala satu ibu, ibu ini, ibu Nanik ya. Ini galak sekali dia. Dia sidak terus kerjanya. “Yang sudah di-suspend, 1.030,” ungkapnya.

“Dan yang kita lakukan sekarang adalah sertifikasi. Jadi kalau dapur kamu mau survive lebih dari berapa bulan, kamu harus lulus sertifikasi kebersihan, sertifikasi keamanan makanan, dicek airnya gimana, airnya aman, airnya dimasak seperti apa, kemudian omprengnya, semua itu ada kriterianya. Kalau tidak beres ditutup," tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga mulai menerapkan sistem standarisasi dan sertifikasi ketat bagi seluruh dapur MBG. Setiap dapur diwajibkan memenuhi kriteria kebersihan, keamanan makanan, kualitas air, serta proses pengolahan yang sesuai standar. Dapur yang tidak memenuhi persyaratan akan langsung disuspend hingga dilakukan perbaikan.

 

Paket MBG dari Dapur Kebayunan akan distribusikan ke-39 sekolah dari PAUD hingga SLTA, juga ibu hamil dan menyusui se-kota Depok. (merdeka.com/Arie Basuki)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian PU Siaga 24 Jam Amankan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Pembangunan Hunian Tetap Disambut Antusias, Jadi Harapan Baru Penyintas Bencana di Bireuen
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Muhammadiyah Resmi Tetapkan Idulfitri 1447 pada 20 Maret 2026
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menag Imbau Umat Muslim Jaga Stabilitas Sosial saat Idulfitri
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Mudik Lebaran 2026
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.