jpnn.com - Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan pihaknya terus memantau pergerakan kendaraan secara real-time selama periode mudik Lebaran 2026.
Dia menjelaskan nasib pemberlakuan one way nasional di jalur tol Trans Jawa masih bergantung pada hitung-hitungan data di lapangan.
BACA JUGA: Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Harus Diadili di Peradilan Umum, Bukan Pengadilan Militer
Irjen Agus mengungkapkan hingga saat ini, skema one way nasional masih tetap diberlakukan atas izin Kapolri guna memastikan arus mudik tetap terkendali.
"One way nasional sedang berlangsung dan saat ini sudah cukup terkendali," kata Irjen Agus di Command Center Korlantas Polri, KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat.
BACA JUGA: Apa Motif Anggota BAIS TNI Menyiram Aktivis KontraS dengan Air Keras?
Dia menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru menentukan kapan berakhirnya rekayasa satu arah ini. Pasalnya, keputusan akan diambil berdasarkan traffic counting atau penghitungan volume kendaraan di KM 01 hingga KM 70.
"Nanti akan kami lihat, apakah akan kami lanjutkan sampai besok, apakah nanti juga akan kita hentikan. Tentunya kami akan melihat traffic counting," jelasnya.
BACA JUGA: Puncak Arus Mudik 2026, 270 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Japek
Dia juga mengungkapkan untuk memantau situasi, Korlantas Polri menggunakan Command Center di KM 29 dan drone untuk di titik-titik buta yang tidak terjangkau CCTV.
Drone tersebut akan menyisir kondisi lalu lintas mulai dari KM 36, KM 70, hingga tembus ke KM 414 di Jawa Tengah.
"Apabila nanti sudah landai, sudah lancar, tentunya nanti akan kita sampaikan, akan kita evaluasi. Apakah diperpanjang atau mungkin akan kita hentikan," pungkas Irjen Agus.(mcr8/jpnn)
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra



